Tambah Armada, Garuda Cairkan Utang Rp 1,8 Triliun

Tambah Armada, Garuda Cairkan Utang Rp 1,8 Triliun

- detikFinance
Rabu, 01 Agu 2012 13:57 WIB
Tambah Armada, Garuda Cairkan Utang Rp 1,8 Triliun
Jakarta - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Aviasi PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) akan mencairkan dana pinjaman dari sindikasi perbankan dengan total nilai US$ 200 juta (Rp 1,8 triliun). Utang baru ini digunakan untuk penambahan armada.

"Tahun kini utang baru US$ 200 juta dari sindokasi perbankan. Dicairkan tahun ini," kata Direktur Keuangan Garuda, Handrito Hardjono di Hotel Mandarin, Jakarta, Rabu (1/8/2012).

Agustus ini tahap I sekitar US$ 75 juta dari pinjaman US$ 200 juta siap dicairkan Citibank. Nama terakhir yang disebut adalah lead arranger atas pinjaman GIAA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sisanya US$ 125 juta paling cepat (cair) Oktober," tambahnya.

Bunga pinjaman US$ 200 juta ini memiliki jangka waktu 5-6 tahun. Pinjaman baru ini dugunakan untuk penambahan pesawat dan hingga akhir tahun armada Garuda berjumlah 105 unit.

"Pinjaman tersebut akan digunakan untuk pengadaan pesawat," tuturnya.

Hingga akhir semester I-2012 perseroan tercatat mengakumulasi pinjaman US$ 422 juta dan bersifat jangka panjang. Di periode yang sama perseroan juga telah membayar utang US$ 35 juta.

Pada tahun 2012 ini, Garuda Indonesia akan menerima 21 pesawat baru yang terdiri dari 4 B737-800NG, 2 A330-200, 10 pesawat A320 untuk Citilink, dan 5 pesawat sub-100 Bombardier CRJ1000 NextGen. Dari 21 pesawat tersebut, Garuda telah menerima 1 B737-800NG dan 1 A330-200 pada bulan Februari lalu.

"Dengan kedatangan pesawat-pesawat baru tersebut, maka pada tahun 2012 jumlah armada Garuda Indonesia akan mencapai sebanyak 105 pesawat dengan rata-rata usia 5,8 tahun.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads