Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat ke posisi Rp 9.460 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.470 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah tipis 2,801 poin (0,07%) ke level 4.127,664 menjelang pertemuan ECB. Investor berharap ECB bisa mengeluarkan kebijakan baru dalam memerangi krisis utang di Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Sempat naik ke posisi tertingginya hari ini di 4.149,657 sampai akhirnya jatuh ke posisi terendahnya di 4.082,958.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 17,412 poin (0,43%) ke level 4.113,053. Aksi jual investor merambah saham-saham unggulan yang harganya masih tinggi.
Saham-saham konsumer dan properti yang kemarin sudah jatuh kini bangkit kembali di tengah maraknya aksi jual di saham-saham lapis dua. Mayoritas indeks sektoral terkena koreksi.
Menutup perdagangan, Kamis (2/8/2012), IHSG ambles 37,353 poin (0,90%) ke level 4.093,112. Sementara Indeks LQ45 jatuh 8,390 poin (1,18%) ke level 702,104.
Aksi jual banyak dilakukan invstor lokal, sedangkan asing masih terus berburu saham. Alhasil, transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 157,409 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 138.844 kali pada volume 5,449 juta lot saham senilai Rp 3,878 triliun. Sebanyak 77 saham naik, sisanya 198 saham turun, dan 88 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia ratar-rata mengakhiri perdagangan hari ini dengan melemah, hanya pasar saham Jepang yang mampu naik tipis. Investor belum terlalu bersemangat sebelum ECB memberikan pengumuman.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 12,18 poin (0,57%) ke level 2.111,18. Â
- Indeks Hang Seng turun 130,18 poin (0,66%) ke level 19.690,20. Â
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 11,33 poin (0,13%) ke level 8.653,18. Â
- Indeks Straits Times berkurang 12,90 poin (0,42%) ke level 3.038,18. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 3.000 ke Rp 65.000, Multi Prima (LPIN) naik Rp 750 ke Rp 4.200, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 600 ke Rp 17.200, dan Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 24.600.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.350 ke Rp 50.850, Mayora (MYOR) turun Rp 800 ke Rp 20.850, Indocement (INTP) turun Rp 550 ke Rp 20.250, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 550 ke Rp 15.300.
(ang/dru)











































