Pasalnya, CMNP berpeluang besar menjadi enam operator jalan tol tersebut karena perseroan menjadi satu-satunya pemegang saham dalam Jakarta Tollroad Development (JTD). Sisanya dimiliki oleh Pemkot DKI Jakarta dan beberapa BUMN Karya.
"Kita bisa mendapatkan keuntungan dari JTD karena kita satu-satunya pemegang saham yang merupakan operator jalan tol," katanya di Jakarta, Kamis (2/8/2012) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, saat enam ruas tol baru dalam kota Jakarta rampung BUMN karya tidak memiliki kepentingan atas bisnis jalan bebas hambatan ini. Potensi penambahan saham, lanjut Indrawan, bisa mencapai 21%.
Seperti diketahui Pemkot DKI Jakarta tengah menggarap enam ruas jalan tol di ibukota. Tol ini memiliki panjang 67,74 km.
Pembangunan dibagi dalam empat tahap. Pertama, ruas Semanan-Sunter sepanjang 17,88 km dan Sunter-Bekasi Raya sepanjang 11 km, ruas tol Duri Pulo-Kampung Melayu 11,38 km, dan Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,65 km.
Masih terdapat pula ruas tol koridor Ulujami-Tanah Abang sepanjang 8,27 km, ruas Pasar Minggu-Casablanca 9,56 km. Ruas tol ini mulai terlaksana 2013.
(wep/ang)











































