Menutup perdagangan awal pekan, Senin (6/8/2012), IHSG naik tipis 5,686 poin (0,13%) ke level 4.105,499. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,004% poin (0,01%) ke level 703,752.
Pasar saham Wall Street melanjutkan penguatan atas adanya harapan European Central Bank (ECB) segera melakukan langkah nyata dalam menyelamatkan krisis utang Eropa. Saham-saham berbasis finansial memimpin penguatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan akan terkena koreksi setelah mengalami kenaikan cukup tinggi. Namun, dengan dukungan sentimen positif dari pasar global, indeks bisa jadi bergerak mixed.
Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 5,54 poin (0,06%) ke level 8.731,83. Β
- Indeks KOSPI menguat tipis 1,67 poin (0,09%) ke level 1.887,55. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG ditutup menguat tipis +0,14% menyusul sentimen positif dari rally yang terjadi di Wallstreet pada pekan lalu. Kenaikan Wallstreet didorong oleh data tenaga kerja yang lebih baik dari perkiraan sehingga mengurangi kekuatiran bahwa pertumbuhan ekonomi AS mulai melambat. Setelah selama beberapa hari index global dan regional terus tertekan karena bank sentral Amerika dan Eropa tidak mengeluarkan kebijakan yang dapat meyakinkan investor tetapi pada akhir minggu data tenaga kerja Amerika berhasil membuat pekan lalu ditutup menguat dibandingkan pekan sebelumnya.
Sementara kenaikan bursa Eropa terjadi juga dikarenakan pernyataan dari anggota partai koalisi kanselir Jerman yang mengatakan bahwa mereka tidak akan menghalang-halangi rencana ECB/Mario Dragi terkait intervensinya di surat utang. Selain dari eksternal, pergerakan indeks kemarin juga diwarnai oleh pengumuman pertumbuhan GDP kuartal dua yang lebih tinggi dibandingkan ekspektasi. Di sisi lain, kenaikan indeks terlihat mulai terbatas menjelang libur panjang lebaran. Saham unggulan seperti ASII, BMRI, BBRI berada dalam tekanan jual sehingga kenaikan indeks terbatas. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 4.070-4.125. Saham pilihan : MYOR, INDF, PTPP, SSIA, INTP
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 5 poin (+0.13%) ke level 4,105.49 dengan jumlah transaksi sebanyak 6,2 juta lot atau setara Rp 3.54 triliun. Hampir seluruh sektor saham pada perdagangan hari ini mengalami kenaikan, kecuali sektor misc-ind(-0.43%), property(-0.11%), dan finance(-0.73%).
Tercatat sebanyak 117 saham mengalami penguatan, 116 saham mengalami penurunan, 98 saham tidak mengalami perubahan dan 127 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I. ADRO(+4.61%), UNTR(+2.58%), SMGR(+2.41%), ISAT(+5.98%), dan EXCL(+2.26%).
Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BMRI(-2.41%), BBRI(-1.43%), ASII(-0.71%), TLKM(-1.12%), dan PGAS(-0.66%). Asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp 40.7 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. UNTR, SMGR, ADRO, ITMG, dan BMTR.
Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,469 per Dolar AS.
Secara teknikal, IHSG mengalami kenaikan yang sangat terbatas, MACD Histogram menunjukan penguatan yang lemah, stochastic telah mulai berbelok turun. IHSG mempunyai range 4040-4090- 4150-4170 di mana kemarin masih di dalam area konsolidasi.
Pada perdagangan hari ini IHSG kami perkirakan akan mengalami sentiment mixed dengan kecenderungan melemah. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah INDF, IMAS, HRUM dan TINS.
(ang/ang)











































