Sarihusada Targetkan Penjualan Hingga Akhir Tahun 2004 Rp 1,241 T
Jumat, 27 Agu 2004 15:13 WIB
Jakarta - Perusahaan makanan bayi PT Sarihusada Tbk menargetkan penjualan hingga akhir tahun 2004 sebesar Rp 1,241 triliun atau naik 11,8 persen dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 1,1 triliun. Sedangkan penjualan hingga semester I/2004 telah mencapai Rp 547,409 miliar.Untuk laba bersih hingga tahun 2004 mencapai Rp 238,950 miliar atau lebih tinggi 8,3 persen dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 220,617 miliar. Sedangkan sampai semester I/2004 laba bersih yang telah dibukukan sebesar Rp 130,541 miliar.Demikian diungkapkan oleh Presiden Direktur Soeloeng H Nasoetion dalam papar publik yang berlangsung di Gedung BEJ, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (27/8/2004).Diakuinya margin laba bersih Sarihusada relatif kecil jika dibandingkan penjualannya hal ini karena perseroan sangat hati-hati terhadap kebijakan kenaikan harga. "Kami tidak bisa menaikan harga seenaknya karena konsumen kami itu masyarakat menengah ke bawah yang kondisinya tidak memungkinkan jika harga dinaikkan," katanya.Saat ini Sarihusada menjadi leader untuk pangsa pasar produk makanan bayi di kelas menengah ke bawah hingga mencapai 50-60 persen. "Tapi untuk kelas menengah atas agak sulit karena konsumen di Indonesia lebih suka produk luar," terang Soeloeng.Menurutnya jika perseroan ingin menaikan harga maka harus dikaji lebih dalam. Tapi biasanya kenaikan harga yang diterapkan hanya dikisaran 2-3 persen. Kenaikan harga itu juga dilakukan jika harga kebutuhan pokok untuk pembuatan produk meningkat dimana 60 persen bahan baku Sarihusada berasal dari impor. Sedangkan untuk susu segar Sarihusada membutuhkan 60-70 ton per hari yang berasal dari sekitar di Jawa Tengah.Soeloeng juga mengakui sulit bagi perseroan untuk meningkatkan pangsa pasar karena ketatnya persaingan diantara produsen makan bayi.Mengenai pelaksanaan stock split 1:10 dari Rp 500 menjadi Rp 50 menurut Soeloeng diharapkan mampu meningkatkan likuiditas sahamnya. Nantinya harga saham Sarihusada yang saat ini di level Rp 20.000 akan menjadi sebesar Rp 2.200 - Rp 2.300. Stock split ini akan efektif dilaksanakan awal perdagangan sahamnya di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 1 September 2004. Saat ini 80,84 persen saham Sarihusada dimiliki oleh Nutricia International BV, masyarakat 19,15 persen dan sisanya direksi dan komisaris.
(san/)











































