Investor Wait and See, IHSG Stagnan

Investor Wait and See, IHSG Stagnan

- detikFinance
Rabu, 08 Agu 2012 09:21 WIB
Investor Wait and See, IHSG Stagnan
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan dengan stagnan, hanya naik tipis satu poin. Investor memilih untuk menunggu European Central Bank (ECB) menghadapi krisis utang Uni Eropa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.470 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 1,911 poin (0,05%) ke level 4.087,491. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,486 poin (0,07%) ke level 699,785.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Rabu (8/8/2012), IHSG bertambah 2,137 poin (0,05%) ke level 4.087,717. Indeks LQ45 naik tipis 0,546 poin (0,07%) ke level 699,845.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menanjak perlahan, naik 11,120 poin (0,27%) ke level 4.056,700. Sementara Indeks LQ45 menguat 1,316 poin (0,19%) ke level 700,615.

Kemarin, IHSG turun lagi dari level 4.100 setelah melemah 19 poin. Indeks terkoreksi akibat banyaknya aksi jual, terutama di saham-saham lapis dua.

Semalam, Wall Street menguat di hari ketiganya secara berturut-turut menyusul berkembangnya optimisme ECB dalam menanggulangi krisis utang Uni Eropa. Indeks S&P kembali menembus level 1.400, pertama kali sejak Mei lalu.

Pasar saham Asia kembali bergerak mixed pada pagi hari ini, rata-rata bergerak positif dan hanya satu yang masih ketinggalan di zona merah, yaitu pasar saham Singapura.

Berikut situasi di bursa-bursa pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 5,97 poin (0,28%) ke level 2.163,59.  
  • Indeks Hang Seng menguat 45,40 poin (0,23%) ke level 20.117,95.  
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 144,86 poin (1,65%) ke level 8.948,17.  
  • Indeks Straits Times menipis 0,15 poin (0,00%) ke level 3.067,59.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.470 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads