Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya mampu naik tipis 5 poin akibat terhambat koreksi di saham-saham lapis dua. Pelaku pasar masih menanti kabar terbaru mengenai krisis utang Uni Eropa sebelum mengambil keputusan penting.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.480 per dolar dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.670 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 2,137 poin (0,05%) ke level 4.087,717. Investor memilih untuk menunggu European Central Bank (ECB) menghadapi krisis utang Uni Eropa.
Sambil menunggu, investor melakukan aksi beli selektif di saham-saham unggulan yang kemarin sudah turun. Indeks sempat naik ke 4.104,571 posisi tertingginya hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli yang dilakukan investor ini juga tidak surut, meski ada kabar buruk dari Yunani yang baru saja diturunkan peringkatnya menjadi negatif. Pelaku pasar masih menggantungkan harapannya kepada ECB.
Menutup perdagangan, Rabu (8/8/2012), IHSG naik tipis 5,129 poin (0,12%) ke level 4.090,709. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 1,864 poin (0,26%) ke level 701,163.
Saham-saham lapis dua berbasis aneka industri memimpin penguatan pasar saham. Namun laju penguatan indeks tersendat oleh koreksi di saham-saham tambang industri dasar dan infrastruktur.
Transaksi investor asing tidak terlalu tinggi hari ini, tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) tipis senilai Rp 124,803 miliar di pasar reguler dan negosiasi.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 110.553 kali pada volume 7,052 juta lot saham senilai Rp 3,958 triliun. Sebanyak 123 saham naik, sisanya 130 saham turun, dan 113 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional mengakhiri perdagangan dengan mixed akibat aksi tunggu investor yang menanti kabar terbaru dari Uni Eropa. Pasar saham Jepang menjadi yang naik paling tinggi hari ini.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 3,37 poin (0,16%) ke level 2.160,99.
- Indeks Hang Seng menipis 7,03 poin (0,04%) ke level 20.065,52.
- Indeks Nikkei 225 menguat 77,85 poin (0,88%) ke level 8.881,16.
- Indeks Straits Times melemah 22,06 poin (0,72%) ke level 3.045,68.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 2.000 ke Rp 68.000, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 1.000 ke Rp 708.000, Unilever (UNVR) naik Rp 600 ke Rp 24.600, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 475 ke Rp 4.725.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp 5.000 ke Rp 235.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 800 ke Rp 50.850, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 36.800, dan Semen Gresik (SMGR) turun Rp 250 ke Rp 12.450.











































