Indeks Standard & Poor's 500 menguat dalam lima hari berturut-turut. Namun penguatannya masih sangat tipis, menunjukkan investor belum siap untuk melakukan aksi beli yang agresif meski data tenaga kerja dan perdagangan AS sudah positif.
Indeks Komposit Nasdaq justru melaju cukup kencang, dipimpin oleh saham Cisco Systems Inc setelah sahamnya mendapat rekomendasi beli dari Goldman Sachs. Cisco naik 3,2% ke level US$ 17,70. per lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pembukaan perdagangan pagi harinya, tiga indeks utama di bursa paman sam itu sempat naik turun. Pelaku pasar masih ragu apakah The Federal Reserve akan segera melakukan tindakan terkait pertumbuhan ekonomi yang mulai stagnan.
"Sangat disayangkan pasar begitu datar hari ini. Memang ada risiko untuk jenuh beli, tapi sepertinya tidak akan ada koreksi yang berarti sampai ada keputusan dari bank sentral," kata Mark Luschini, kepala investasi strategis dari Janney Montgomery Scott di Philadelphia dikutip dari Reuters, Jumat (10/8/2012).
Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 10,45 poin (0,08%) ke level 13.165,19. Akan tetapi indeks Standard & Poor's 500 naik tipis 0,58 poin (0,04%) ke level 1.402,80. Begitu pula Indeks Komposit Nasdaq naik 7,39 poin (0,25%) ke level 3.018,64.
(ang/ang)











































