Tekanan Jual Muncul, IHSG Menipis 5 Poin

Sesi I

Tekanan Jual Muncul, IHSG Menipis 5 Poin

- detikFinance
Jumat, 10 Agu 2012 11:40 WIB
Tekanan Jual Muncul, IHSG Menipis 5 Poin
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 5 poin akibat munculnya tekanan jual di saham-saham berbasis komoditas. Minimnya sentimen positif membuat pelaku pasar mulai keluar sejenak dari bursa.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 1,834 poin (0,04%) ke level 4.133,004. Investor masih menanti sentimen positif yang bisa menjadi katalis penggerak pasar.

Indeks juga terseret oleh pergerakan negatif pasar saham Asia. Indeks sempat menanjak hingga level 4.143,077 sebelumnya akhirnya harus jatuh ke zona merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (10/8/2012), IHSG menipis 5,414 poin (0,13%) ke level 4.125,756. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 0,486 poin (0,07%) ke level 710,464.

Saham-saham unggulan berbasis komoditas menjadi korban tekanan aksi jual, terutama di sektor tambang. Beberapa saham lapis dua masih mampu menguat menyusul aksi beli selektif.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 53.145 kali pada volume 6,521 juta lot saham senilai Rp 1,748 triliun. Sebanyak 70 saham naik, sisanya 155 saham turun, dan 96 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia akhirnya berjatuhan ke teritori negatif, dipicu oleh melemahnya bursa-bursa global semalam. Investor global masih menunggu perkembangan krisis utang Uni Eropa.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai menipis 2,68 poin (0,12%) ke level 2.171,42.  
  • Indeks Hang Seng melemah 143,96 poin (0,71%) ke level 20.125,51.  
  • Indeks Nikkei 225 turun 73,26 poin (0,82%) ke level 8.905,34.  
  • Indeks Straits Times turun tipis 2,54 poin (0,08%) ke level 3.049,71.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Goodyear (GDYR) naik Rp 600 ke Rp 12.200, Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 20.300, Holcim (SMCB) naik Rp 125 ke Rp 2.750, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 100 ke Rp 37.350.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Surya Toto (TOTO) turun Rp 850 ke Rp 7.300, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 700 ke Rp 50.550, United Tractor (UNTR) turun Rp 200 ke Rp 22.100, dan Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 150 ke Rp 2.750.


(ang/wep)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads