Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 9.475 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 1,834 poin (0,04%) ke level 4.133,004. Investor masih menanti sentimen positif yang bisa menjadi katalis penggerak pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 5,414 poin (0,13%) ke level 4.125,756 akibat munculnya tekanan jual di saham-saham berbasis komoditas. Minimnya sentimen positif membuat pelaku pasar mulai keluar sejenak dari bursa.
Saham-saham unggulan berbasis komoditas menjadi korban tekanan aksi jual, terutama di sektor tambang. Beberapa saham lapis dua masih mampu menguat menyusul aksi beli selektif.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (10/8/2012), IHSG naik 10,394 poin (0,25%) ke level 4.141,564. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,508 poin (0,49%) ke level 713,486.
Aksi jual banyak dilakukan investor asing sehingga menghambat laju penguatan indeks. Untungnya, investor asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 668,872 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 103.810 kali pada volume 9,985 juta lot saham senilai Rp 3,632 triliun. Sebanyak 100 saham naik, sisanya 153 saham turun, dan 107 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mengakhiri perdagangan akhir pekan rata-rata dengan melemah. Hanya pasar saham Singapura yang berhasil naik ke zona hijau meski dengan poin yang tipis.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 5,29 poin (0,24%) ke level 2.168,81.
- Indeks Hang Seng melemah 133,35 poin (0,66%) ke level 20.136,12. Â
- Indeks Nikkei 225 anjlok 87,16 poin (0,97%) ke level 8.891,44. Â
- Indeks Straits Times naik tipis 1,98 poin (0,06%) ke level 3.054,23. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Supreme Cable (SCCO) naik Rp 900 ke Rp 5.500, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 750 ke Rp 38.000, Goodyear (GDYR) naik Rp 600 ke Rp 12.200, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke Rp 51.300.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Surya Toto (TOTO) turun Rp 800 ke Rp 7.350, Astra Agro (AALI) turun Rp 500 ke Rp 22.100, Golden Energy (GEMS) turun Rp 175 ke Rp 2.575, dan Adira Finance (ADMF) turun Rp 150 ke Rp 10.000.
(ang/wep)











































