Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.490 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.480 per dolar AS.
Mengawali perdagangan awal pekan, IHSG bertambah 7,044 poin (0,17%) ke level 4.148,608 meski sudah hampir masuk area jenuh beli. Indeks dapat semangat dari penguatan bursa global akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks hanya naik ke level 4.152,819 setelah itu langsung ambles ke zona merah. Posisi terendahnya hari ini berada di level 4.102,530.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun tipis 6,367 poin (0,15%) ke level 4.135,197 akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan. Aksi jual banyak dilakukan oleh investor lokal.
Indeks sama sekali tidak mampu kembali ke zona hijau akibat maraknya aksi jual tersebut. Indeks bahkan sempat jatuh ke level psikologis 4.000.
Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (13/8/2012), IHSG ditutup jatuh 39,034 poin (0,95%) ke level 4.102,530. Sementara Indeks LQ45 ditutup anjlok 7,457 poin (1,05%) ke level 706,029.
Aksi jual itu banyak dilakukan investor lokal, sedangkan asing masih semangat berburu saham. Transaksi investor asing hingga sore hari ini melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 162,247 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 91.782 kali pada volume 5,435 juta lot saham senilai Rp 3,161 triliun. Sebanyak 67 saham naik, sisanya 192 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional bergerak mixed dengan kecederungan melemah menutup perdagangan awal pekan ini. Hanya bursa Singapura yang masih marak aksi jual dan berhasil ditutup positif.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 32,74 poin (1,51%) ke level 2.136,08. Â
- Indeks Hang Seng melemah 54,76 poin (0,27%) ke level 20.081,36. Â
- Indeks Nikkei 225 turun tipis 6,29 poin (0,07%) ke level 8.885,15. Â
- Indeks Straits Times naik 10,80 poin (0,35%) ke level 3.065,00. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya (MKPI) naik Rp 500 ke Rp 3.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 250 ke Rp 51.450, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 200 ke Rp 51.500, dan Mandom (TCID) naik Rp 150 ke Rp 8.450.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 850 ke Rp 20.600, Surya Toto (TOTO) turun Rp 500 ke Rp 6.850, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 450 ke Rp 5.050, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 450 ke Rp 37.550.
(ang/ang)











































