Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 14,542 poin (0,35%) ke level 4.117,072 terbantu sentimen positif pasar saham Asia yang kompak menghijau. Perdagangan diprediksi sepi menjelang libur panjang Lebaran.
Indeks bergerak dalam rentang yang sempit, pelaku pasar kurang bersemangat bertransaksi karena sebentar lagi menyambut libur panjang lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (14/8/2012), IHSG menipis 10,730 poin (0,27%) ke level 4.091,800. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 1,892 poin (0,27%) ke level 704,137.
Meski minim transaksi, aksi jual tetap marak di pasar, terutama di saham-saham unggulan. Pelemahan kali ini dipimpin saham-saham infrastruktur.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 39.220 kali pada volume 3,073 juta lot saham senilai Rp 1,154 triliun. Sebanyak 64 saham naik, sisanya 139 saham turun, dan 97 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed hingga siang hari ini setelah pagi tadi kompak menguat. Bursa saham China mulai terkena imbas perlambatana ekonominya.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 7,64 poin (0,36%) ke level 2.128,44.
- Indeks Hang Seng menguat 48,79 poin (0,24%) ke level 20.130,15.
- Indeks Nikkei 225 naik 25,42 poin (0,29%) ke level 8.910,57.
- Indeks Straits Times naik tipis 1,60 poin (0,05%) ke level 3.066,41.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Goodyear (GDYR) naik Rp 450 ke Rp 12.550, Unilever (UNVR) naik Rp 250 ke Rp 25.200, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 37.800, dan Eatertaintment (SMMT) naik Rp 175 ke Rp 2.525.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.000 ke Rp 50.500, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 50.900, ABM Investama (ABMM) turun Rp 200 ke Rp 3.375, dan Telkom (TLKM) turun Rp 200 ke Rp 8.750.
(ang/dru)











































