Saham Facebook jeblok 6,3% pada perdagangan terakhir, atau menjadi rekor penurunan terdalam baru yang pernah ada sejak situs media sosial ini ditawarkan ke investor.
Kekhawatiran koreksi lanjutan dari saham perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg, terbukti benar. Investor pada Kamis lalu telah melepas 270 juta lembar saham FB ke pasar setelah periode lockup berakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan dianggap investor tidak mampu memenuhi rencana bisnisnya sendiri serta mencegah penurunan saham lebih dalam. Penetrasi pasar FB masih terbatas pada mobile advertising.
Menurut Presiden Northlake Capital Management, Steve Birenberg, jumlah saham yang ditawarkan pemegang saham Facebook terlalu besar. Bahkan tambahan saham baru akan datang lagi sekitar 1,4 miliar sebelum tahun ini.
"Jumlah ini sangat luar biasa. Saham-saham terus ditawarkan," kata Birenberg dikutip dari Reuters, Jumat (17/8/2012).
Hasil perdagangan Kamis lalu, Facebook kehilangan US$ 50 miliar, atau terpangkas setengah lebih sejak IPO. Sejak listing, FB melandai ke level US$ 38 per saham dan kembali anjlok 7,1% ke posisi terendah US$ 19,69 per lembar, sebelum akhirnya ditutup US$ 19,87 per lembar.
(wep/wep)











































