Ganti Rugi Kerugian IPO Facebook Rp 589 Miliar, Broker Minta Lebih

Ganti Rugi Kerugian IPO Facebook Rp 589 Miliar, Broker Minta Lebih

- detikFinance
Kamis, 23 Agu 2012 13:51 WIB
Ganti Rugi Kerugian IPO Facebook Rp 589 Miliar, Broker Minta Lebih
Jakarta - Rencana Nasdaq OMX Group memberi kompensasi US$ 62 juta (Rp 589 miliar) untuk broker-broker yang dirugikan oleh masalah teknis saat debut Facebook di bursa ternyata tidak cukup. Hal ini diungkapkan oleh para broker dan dealer di pengajuan arsip U.S Securities and Exchange Commission.

Sekuritas-sekuritas yang memfasilitasi perdagangan untuk klien ritel mengatakan setidaknya mereka rugi US$ 500 juta (Rp 4,75 triliun) saat IPO Facebook pada 18 Mei. Broker seperti Vandham Securities yang bermarkas di Woodcliff Lake, New Jersey berdebat pada pengajuan arsip 21 Agustus bahwa Nasdaq harus mengompensasi penuh anggota-anggotanya.

Sistem Nasdaq awal-awalnya menunda penawaran dan ketika perdagangan dimulai pada 11:30 pagi di harga pembukaan US$ 42, banyak investor yang dibiarkan bingung lebih dari 2 jam apakah pesanan pra-bursa mereka sudah masuk atau belum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak pesanan jual dan beli sebenarnya tidak keluar hingga mendekati sore hari, sementara yang lain termasuk pembatalan ikut hilang. Nasdaq mengatakan, firma-firma seharusnya menyadari bahwa beberapa pesanan pembukaan tidak akan terpenuhi ketika banyak pesanan, meski tidak semuanya, dieksekusi pada pukul 13:50.

Nasdaq mengatakan firma-firma seharusnya mengurangi kerugian dengan menjual posisi mereka ke bursa dalam 45 menit berikutnya. Triad Securities mengatakan dalam pengarsipan terpisah 20 Agustus bahwa mereka yakin teori kompensasi Nasdaq berdasarkan kesalahan nyata dan harus ditingkatkan.

Baik Vandham dan Triad mengatakan Nasdaq memberitahu klien-kliennya setelah bursa tutup di hari IPO bahwa pesanan bisa dijual di harga pembukaan US$ 42, jadi firma-firma seharusnya tidak diharapkan untuk beraksi menjual posisi mereka dan mengurangi kerugian.

“Vandham meminta Komisi tidak menyetujui porsi proposal Nasdaq yang menetapkan batasan jumlah penggantian kerugian klien, justru (kami) merekomendasikan klien-klien mendapat penggantian kerugian penuh,” kata broker tersebut dalam pengarsipannya, dikutip dari CNB, Kamis (23/8/2012).

Proposal Nasdaq juga mengharuskan firma-firma untuk menandatangani persetujuan tidak menempuh jalur hukum tentang nilai tukar. Vandham meminta supaya firma-firma bisa menyediakan pilihan penyelesaian dalam basis order-by-order, membuka pilihan terbuka bebas.

Penggantian tunai sebesar US$ 62 juta itu lebih besar US$ 22 juta daripada proposal pertama Nasdaq. Proposal awal dibuat sebagian besar berdasarkan rabat trading yang menuai protes keras dari berbagai bursa efek dan pelaku pasar.

Manajer hedge fund Citadel memanggil SEC untuk menyetujui proposal US$ 62 juta Nasdaq dalam pengarsipan yang diajukan Kamis. Pelaku pasar ritel top lainnya yang terlibat dalam IPO ini antara lain: bank Swiss UBS AG, Knight Capital Group dan Citigroup Automated Trading Desk.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads