IHSG Melemah 17 Poin di Akhir Pekan

IHSG Melemah 17 Poin di Akhir Pekan

- detikFinance
Jumat, 24 Agu 2012 15:55 WIB
IHSG Melemah 17 Poin di Akhir Pekan
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup akhir pekan dengan koreksi 17 poin menyusul aksi jual di saham-saham unggulan. Bursa-bursa di regional kompak melemah di zona merah.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.505 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.495 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi IHSG berkurang 21,137 poin (0,51%) ke level 4.141,522 terkena imbas sentimen negatif pasar global. Harapan adanya stimulus dari The Federal Reserve yang mulai memudar membayangi pergerakan pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku pasar regional semakin berhati-hati atas melambatnya ekonomi dunia. Pasalnya, ekonomi China dan Uni Eropa menunjukkan pertumbuhan ekonomi global stagnan.

Indeks sama sekali tidak menyentuh teritori positif sejak pagi tadi. Aksi jual yang belum berhenti mendorong indeks jatuh ke posisi terendahnya di 4.125,260.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 11,341 poin (0,27%) ke level 4.151,318 terkena sentimen negatif pergerakan pasar Asia akibat sentimen global. Aksi jual terjadi di saham-saham unggulan.

Indeks masih bergerak dalam rentang yang tipis memasuki perdagangan sesi sore. Tekanan jual masih terjadi sehingga indeks tak mampu bergerak ke atas.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (24/8/2012), IHSG terpangkas 17,260 poin (0,41%) ke level 4.145,399. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 4,861 poin (0,68%) ke level 713,2,57.

Saham-saham unggulan berbasis komoditas yang kemarin sempat naik terdorong naiknya harga-harga komoditas kini mulai terkena aksi jual. Aksi beli selektif justru merambah saham-saham lapis dua.

Aksi beli ini juga yang berhasil mengurangi koreksi indeks. Namun sayangnya, indeks tetap gagal kembali ke teritori positif.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 78.669 kali pada volume 1,93 miliar lembar saham senilai Rp 3,141 triliun. Sebanyak 91 saham naik, sisanya 126 saham turun, dan 95 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional menutup akhir pekan dengan suram, semuanya kompak terjebak di zona merah. Sentimen ini juga menyeret IHSG ke teritori negatif.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 20,97 poin (0,99%) ke level 2.092,10.
  • Indeks Hang Seng anjlok 252,21 poin (1,25%) ke level 19.880,03.
  • Indeks Nikkei 225 ambles 107,36 poin (1,17%) ke level 9.070,76.
  • Indeks Straits Times turun 8,34 poin (0,27%) ke level 3.048,03.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 15.000 ke Rp 225.000, Mayora (MYOR) naik Rp 700 ke Rp 20.700, Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 10.000, dan Indomobil (IMAS) naik Rp 450 ke Rp 5.700.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 900 ke Rp 21.400, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 900 ke Rp 36.900, HM Sampoerna (HSMP) turun Rp 800 ke Rp 51.200, dan Indocement (INTP) turun Rp 400 ke Rp 20.600.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads