Investor juga masih terus berharap akan adanya tambahan stimulus dari Federal Reserve dalam rangka menyokong ekonomi Amerika Serikat (AS). Namun, meski menguat namun indeks S&P 500 dalam sepekan ini melemah 0,5%.
Kepercayaan diri investor mulai terangkat setelah Gubernur The Fed Ben Bernanke dalam suratnya kepada kongres menyatakan bank sentral itu akan mengeluarkan tambahan stimulus demi pertumbuhan ekonomi AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika ada keseimbangan yang baik antara stimulus yang menahan bunga rendah sehingga tidak menambah beban di negara-negara Eropa, pada satu tahap nantinya Eropa bisa keluar dari jeratan utang ini," kata Bryant Evans, penasihat investasi dan manager portofolio dari Cozad Asset Management, di Champaign, Illinois, dikutip dari Reuters, Sabtu (25/8/2012).
Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones menguat 100,51 poin (0,77%) ke level 13.157,97. Indeks Standard & Poor's 500 bertambah 9,05 poin (0,65%) ke level 1.411,13. Indeks Komposit Nasdaq naik 16,39 poin (0,54%) ke level 3.069,79.
Volume perdagangan tercatat kedua terendah tahun ini, dengan hanya 4,6 miliar lembar saham diperdagangkan New York Stock Exchange, Nasdaq dan Amex. Rata-rata volume transaksi harian sejak awal tahun ini sebanyak 6,6 miliar.
(ang/ang)











































