Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini sedang berusaha memperbaiki sistem perdagangan pasar saham kembali normal. Manejemen memastikan perdagangan esok tidak akan bermasalah seperti hari ini.
"Ada sedikit kendala di remote trading. Jadinya perdagangan baru dimulai jam 10.00. Ada transaksi yang delay, tapi enggak masalah karena ini (terjadi) seluruh anggota bursa," kata Kepala Divisi Perdagangan BEI Andre Tolle kepada detikFinance, Senin (27/8/2012).
Menurutnya, tim BEI sedang berupaya sekuat tenaga supaya perdagangan hari ini bisa kembali normal. Sehingga perdagangan esok hari tidak akan terkendala seperti hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seprti diketahui, pasar saham yang seharusnya dibuka pada pukul 9.30 waktu JATS pagi tadi belum bergerak normal. Data terakhir menunjukkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu, yaitu IHSG turun 17,260 poin (0,41%) ke level 4.145,399. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 4,861 poin (0,68%) ke level 713,257.
Hingga pada pukul 10.00 waktu JATS, perdagangan bisa berjalan kembali, posisi IHSG saat itu berada level 4.144,125 turun tipis 1,274 poin (0,03%). Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 0,415 poin (0,06%) ke level 712,842.
Namun perdagangan tidak berjalan lama dan akhirnya kembali mengalami gangguan. Perdagangan terhenti saat posisi IHSG turun 4,382 poin (0,11%) ke level 4.141,017. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 0,712 poin (0,10%) ke level 712,545.
"Sedang kami cek, nanti kami akan keluarkan press release," kata Andre.
(ang/dnl)










































