PT Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan lebih awal hari ini yaitu pukul 15.30 waktu JATS. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir flat.
"Sehubungan dengan adanya kendala teknis sistem perdagangan BEI, dengan ini diumumkan bahwa perdagangan efek sesi 2 pada hari senin tanggal 27 Agustus 2012 dihentikan lebih awal pada pukul 15.30 waktu JATS," kata Direktur BEI Syamsul Hidayat dalam keterbukaan informasi, Senin (27/8/2012).
Menutup perdagangan hari ini, IHSG naik tipis 0,479 poin (0,01%) ke level 4.145,878. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,049 poin (0,01%) ke level 713,208.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pagi tadi, pembukaan perdagangan bursa sempat molor hingga baru dibuka pukul 10.00 waktu JATS. Pada pembukaan yang telat itu, IHSG turun tipis 4,382 poin (0,11%) ke level 4.141,017. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 0,712 poin (0,10%) ke level 712,545.
Namun perdagangan itu tidak berjalan lama dan akhirnya kembali mengalami gangguan. Gangguan tersebut masih berlangsung sampai memasuki perdagangan sesi II. Meski transaksi sudah berjalan lagi, tapi sistem perdagangan ternyata masih belum normal seperti sedia kala.
Sementara bursa-bursa di regional mengakhiri perdagangan hari ini dengan mixed cenderung melemah. Hanya pasar saham Jepang yang masih bisa menguat.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 36,40 poin (1,74%) ke level 2.055,71. Â
- Indeks Hang Seng melemah 81,36 poin (0,41%) ke level 19.798,67. Â
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 14,63 poin (0,16%) ke level 9.085,39. Â
- Indeks Straits Times turun 6,28 poin (0,21%) ke level 3.044,21. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 5.000 ke Rp 230.000, Supreme Cable (SCCO) naik Rp 500 ke Rp 5.500, Indomobil (IMAS) naik Rp 500 ke Rp 6.200, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke Rp 51.500.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Century Textille (CNTX) turun Rp 1.000 ke Rp 6.000, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 300 ke Rp 20.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 200 ke Rp 51.900, dan Semen Gresik (SMGR) turun Rp 150 ke Rp 12.950.











































