Sentimen Global dan Regional Mixed

Rekomendasi Saham

Sentimen Global dan Regional Mixed

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 28 Agu 2012 08:33 WIB
Sentimen Global dan Regional Mixed
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin menutup perdagangan lebih awal hari ini yaitu pukul 15.30 waktu JATS. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir flat.

Menutup perdagangan, Senin (27/8/2012), IHSG naik tipis 0,479 poin (0,01%) ke level 4.145,878. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,049 poin (0,01%) ke level 713,208.

Saham Apple kembali menembus rekor tertingginya sepajang sejarah setelah memenangkan gugatan terhadap Samsung. Sayangnya, rekor baru ini belum kuat mendorong Wall Street ikut menguat tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 33,30 poin (0,25%) ke level 13.124,67. Indeks S&P 500 turun tipis 0,69 poin (0,05%) ke level 1.410,44, sementara Indeks Komposit Nasdaq didorong saham Apple naik 3,40 poin (0,11%) ke level 3.073,19.

Hari ini, IHSG diperkirakan akan kembali fluktuatif dengan akibat mixed-nya sentimen dari pasar global dan regional. Aksi beli yang tertunda kemarin diperkirakan akan marak hari ini.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 menipis 11,79 poin (0,13%) ke level 9.073,60.
Indeks KOSPI melemah 4,69 poin (0,24%) ke level 1.913,18.

Rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG mengalami kenaikan, namun kenaikan yang sangat terbatas ini masih mampu membuat MACD Histogram timeframe 1 jam berpeluang golden cross, ini membuktikan bahwa dalam 1-2 hari kedepan akan terlihat volatilitas yang sangat besar dengan sentiment positif.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG berpeluang melanjutkan kenaikannya dengan sentiment positif dan kecenderungan naik, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : BISI, MAPI, LSIP dan ANTM.

Erdikha Sekuritas
Pada perdagangan Senin 27 Agustus 2012 kemarin yang diwarnai dengan adanya gangguan pada sistem JATS, IHSG akhirnya ditutup flat di level 4.145,88 atau naik tipis 0,48 poin (+0,01%), dengan beberapa sektor menguat di antaranya Pertanian (+0,51%), Aneka Industri (+0,43%) dan Finance (+0,27%), dan beberapa sektor lain melemah, yaitu Infrastruktur (-0,69%), Industri Dasar (-0,53%) dan Properti (-0,03%). Nilai perdagangan tercatat hanya sebesar Rp.1 Triliun dengan Net Buy Investor Asing sebesar Rp.11 Miliar.

Sebelumnya bursa-bursa di kawasan Asia pada perdagangan awal pekan kemarin ditutup mixed, dimana Hangseng turun ke level 19.798,67 (-0,41%), STI turun ke level 3.044,49 (-0,20%), Nikkei naik ke level 9.085,39 (+0,16%) dan Kospi turun ke level 1917,87 (-0,10%).

Sementara itu Pasar Saham Eropa berakhir menguat, kecuali FTSE yang libur dan tetap di level 5.776,60, DAX naik ke level 7.047,45 (+1,10%) dan CAC40 naik ke level 3.462,83 (+0,86%).

Sedangkan Pasar Saham Wall Street akhirnya ditutup mixed, dengan langkanya berita-berita ekonomi yang signifikan kemarin. Pada perdagangan yang tipis Senin waktu setempat Dow Jones Industrial berada di level 13.124,67 atau turun 33,30 poin (-0,25%). Indeks Komposit Nasdaq berada di level 3.073,19 atau naik 3,41 poin (+0,11%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.410,44 atau turun 0,69 poin (-0,05%).

Hari ini Perdagangan di Bursa Indonesia diperkirakan kembali fluktuatif dengan kecenderungan sedikit menguat sebagaimana bursa-bursa di kawasan Asia pada pagi ini. Prediksi IHSG akan bergerak di sekitar level 4.132 - 4.165.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads