Menurut Direktur Utama dan CEO Indofood Anthoni Salim kinerja laba ini disebabkan turunnya kepentingan nonpengendali karena turunnya kinerja grup Agribisnis, di mana marjin laba bersih menurun 6,9%. Namun core profit naik 8,9% menjadi Rp 1,68 triliun dari sebelumnya Rp 1,54 triliun.
"Kami dapat terus mempertahankan kinerja yang baik meskipun kinerja grup Agribisnis mengalami penurunan, antara lain karena turunnya harga produk kelapa sawit dan karet," kata Anthoni dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ICBP bertumbuh khususnya pada bisnis Mi Instan, Dairy, Penyedap Makanan, Makanan ringan dan Nutrisi dan Makanan khusus. Sedangkan grup Bogasari mencatat peningkatan penjualan 5,2%, akibat kinclongnya penjualan tepung terigu meski harga rata-ratanya menurun.
Laba kotor juga mengalami kenaikan dari Rp 6,32 triliun menjadi Rp 6,72 triliun, dengan laba usaha bertumbuh 2,6% dari Rp 3,48 triliun menjadi Rp 3,57 triliun.
(wep/ang)











































