Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko, Adikin Basirun menjelaskan, erornya perdagangan Senin kemarin disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya data vendor, yang belum seluruhnya mendistribusikan informasi saham ke perusahaan sekuritas dan pada akhirnya diterima investor.
"Karena ada kendala kemarin, sistem berpindah ke DRC (Disaster Recovery Center). Kemarin kami memberi waktu kepada AB melalukan koneksi ke DRC," kata Adikin di kantornya, Selasa (28/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data vendor yang menjadi rekanan kita tidak semua terkoneksi ke DRC, hingga ada yang tidak bisa," paparnya.
Dari lebih dari 10 data vendor, empat diantaranya masih terhubung pada core sistem, belum ke sistem DRC.
"Untuk ke depannya kita ingin seluruh data vendor juga terkoneksi pada DRC. Kita akan buat prasyarat itu. Karena sifatnya kontraktual maka perjanjian akan diperbaharui, dengan konsultasi ke legal," paparnya.
Ini pula yang menjadi perhatian Menteri Keuangan Agus Martowardjojo yang berkunjung hari ini.
"Semua vendor dipastikan harus terhubung juga ke sistem DRC, supaya informasi tidak asimetris. Memang sekarang hanya sebagian terhubung karena harus investasi jaringan dalam bentuk fiber optic," imbuhnya.
(wep/ang)











































