Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah ke posisi Rp 9.530 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.515 per dolar AS.
Mengawali perdagangan, IHSG dibuka menguat tipis 3,023 poin (0,07%) ke level 4.148,901 pada perdagangan pagi tadi yang berjalan normal tanpa eror seperti kemarin. Aksi beli yang kemarin tertunda kini mulai tersalurkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 5,444 poin (0,13%) ke level 4.140,434 akibat minimnya sentimen positif di pasar. Investor belum marak bertransaksi akibat kekhawatiran erornya transaksi kemarin.
Saham-saham komoditas, terutama sektor tambang, terkena koreksi paling banyak. Kinerja emiten-emiten tambang tergerus oleh turunnya harga komoditas. Sehingga aksi jual banyak terjadi di saham-saham ini.
Indeks pun akhirnya jatuh cukup dalam di teritori negatif. Posisi terendahnya hari ini berada di level 4.121,338. Aksi beli jelang penutupan berhasil menahan koreksi IHSG tidak terlalu dalam.
Mengakhiri perdagangan, Selasa (28/8/2012), IHSG ditutup menipis 3,030 poin (0,07%) ke level 4.142,848. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 1,266 poin (0,18%) ke level 711,942.
Saham-saham lapis dua yang masih murah menjadi incaran investor sehingga mampu menahan koreksi yag diakibatkan oleh saham-saham unggulan berbasis komoditas.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 97.885 kali pada volume 3,027 miliar lembar saham senilai Rp 3,38 triliun. Sebanyak 94 saham naik, sisanya 139 saham turun, dan 93 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mengakhiri pergerakan hari ini dengan mixed setelah seharian bergerak fluktuatif. Sentimen negatif datang dari Uni Eropa dengan masalah surat utangnya.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai 17,45 poin (0,85%) menguat ke level 2.073,15. Â
- Indeks Hang Seng naik 13,13 poin (0,07%) ke level 19.811,80. Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 52,10 poin (0,57%) ke level 9.033,29. Â
- Indeks Straits Times menipis 1,77 poin (0,06%) ke level 3.042,72. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 10.000 ke Rp 240.000, Multi Prima (LPIN) naik Rp 900 ke Rp 5.500, Goodyear (GDYR) naik Rp 750 ke Rp 13.750, dan SMART (SMAR) naik Rp 400 ke Rp 6.750.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 51.250, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 500 ke Rp 5.000, Mitra Adi Perkasa (MAPI) turun Rp 300 ke Rp 6.700, dan Lion Metal (LION) turun Rp 300 ke Rp 9.700.
(ang/dru)











































