Soal Perdagangan Saham Eror, Bapepam: Kalau Sudah Jeblos, Kita Baru Tahu

Soal Perdagangan Saham Eror, Bapepam: Kalau Sudah Jeblos, Kita Baru Tahu

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 28 Agu 2012 17:10 WIB
Soal Perdagangan Saham Eror, Bapepam: Kalau Sudah Jeblos, Kita Baru Tahu
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menampik fungsi pengawasannya tidak berjalan efektif. Erornya perdagangan Senin lalu murni teknis dan segala kemungkinan bisa terjadi.

"Seperti yang disampaikan pak Menteri (Agus Martowardjojo) ini teknis IT dan memang yang terjadi di sistem datafeed. Sistem perdagangan utamanya sendiri lancar," kata Plt. Ketua Bapepam-LK Ngalim Sawega di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/8/2012).

Ngalim pun mengaku fungsi pengawasan dari Bapepam-LK sudah sesuai prosedur. Mengenai erornya perdagangan bursa yang bukan kali pertama itu, kata dia, pangkal masalah yang terjadi Senin lalu berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lagi pula memang sebelumnya kan nggak masalah. Lalu tiba-tiba jeblos, dan kita baru tahu. Dan diperbaiki," ucap Ngalim.

Sebelumnya Menteri Keuangan Agus Martowardojo bertandang ke BEI untuk meminta keterangan langsung dari manajemen BEI perihal erornya perdagangan.

Agus Marto juga meminta kejadian ini tidak berulang."Memang kemarin ada kejadian dari sisi hardware (perangkat) hingga sistem dialihkan ke DRC (Disaster Recovery Centre) dan sebenarnya sudah berjalan baik," tutur Agus Marto.

"Saya hadir ke sini juga untuk meyakinkan bahwa fungsi dari pada bursa sudah wajar, transparan dan kredibel, berjalan dengan baik," paparnya.

Pengamat Pasar Modal dari Aspirasi Indonesia Research Institute, Yanuar Rizky sebelumnya menyebut, erornya perdagangan bukan hanya salah BEI. Bagaimana fungsi pengawasan Bapepam-LK sebagai otoritas pasar modal perwakilan pemerintah?

"Bapepam-LK juga harus ditanyakan, karena dia yang selama ini berwenang dalam mengesahkan anggaran BEI," tegasnya.

(wep/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads