Hilang 67 Poin, IHSG 'Betah' di Zona Merah

Hilang 67 Poin, IHSG 'Betah' di Zona Merah

- detikFinance
Kamis, 30 Agu 2012 16:09 WIB
Hilang 67 Poin, IHSG Betah di Zona Merah
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bertengger di zona merah bersama dengan bursa-bursa regional hari ini. Indeks jatuh 67 poin.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis di posisi Rp 9.578 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.540 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka jatuh 29,781 poin (0,73%) ke level 4.063,289 akibat tekanan jual menyusul jatuhnya bursa-bursa Asia. Investor melepas aset-aset yang berisiko jelang pidato Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG anjlok 61,729 poin (1,51%) ke level 4.031,441. Sementara Indeks LQ45 jatuh 11,927 poin (1,70%) ke level 690,297.

Menutup perdagangan, Kamis (30/8/2012), IHSG anjlok 67,587 poin (1,65%) ke level 4.025,583. Sementara Indeks LQ45 jatuh 13,475 poin (1,92%) ke level 688,749.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 96.256 kali pada volume 3,4 miliar lembar saham senilai Rp 4,2 triliun. Sebanyak 51 saham naik, sisanya 212 saham turun, dan 65 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih bergerak memerah sampai penutupan perdagangan.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 7,08 poin (0,34%) ke level 2.046,16. 
  • Indeks Hang Seng turun 262,87 poin (1,33%) ke level 19.525,64. 
  • Indeks Nikkei 225 turun 97,35 poin (1,07%) ke level 8.972,46. 
  • Indeks Straits Times turun 32,76 poin (1,08%) ke level 3.008,81. 

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 1.000 ke Rp 709.000, Duta Pertiwi (DUTI) naik Rp 400 ke Rp 3.300, Garda Tujuh Buana (GTBO) naik Rp 200 ke Rp 5.800, dan Multiprima Sejahtera (LPIN) naik Rp 150 ke Rp 6.550.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 49.450, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 850 ke Rp 19.350, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 600 ke Rp 14.000, dan Tower Bersama (TOWR) turun Rp 500 ke Rp 22.000.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads