Tekanan Pasar Global Kembali Membayangi IHSG

Rekomendasi Saham

Tekanan Pasar Global Kembali Membayangi IHSG

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 31 Agu 2012 08:32 WIB
Tekanan Pasar Global Kembali Membayangi IHSG
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin betah bertengger di zona merah bersama dengan bursa-bursa regional. Indeks jatuh 67 poin akibat tekanan jual di saham-saham unggulan.

Menutup perdagangan, Kamis (30/8/2012), IHSG anjlok 67,587 poin (1,65%) ke level 4.025,583. Sementara Indeks LQ45 jatuh 13,475 poin (1,92%) ke level 688,749.

Pasar saham Wall Street kembali jatuh menjelang pidato Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke yang paling dinanti-nanti Jumat ini. Kekhawatiran dari krisis Eropa menjadi lampu kuning bagi pertumbuhan ekonomi dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones ambles 106,77 poin (0,81%) ke level 13.000,71. Indeks S&P 500 melemah 11,01 poin (0,78% ke level 1.399,48, sedangkan Nasdaq kehilangan 32,48 poin (1,05%) ke level 3.048,71.

Hari ini, IHSG diprediksi akan kembali melemah atas tekanan dari pasar global. Kecil kemungkinan indeks akan mengalami rebound, kecuali jika ada aksi beli di saham-saham unggulan yang sudah murah.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi ini:
Indeks Nikkei 225 melemah 70,96 poin (0,79%) ke level 8.912,82.
Indeks KOSPI turun tipis 0,88 poin (0,05%) ke level 1.905,50.

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Mega Capital
Indeks Diperkirakan Melemah (Range 3,975β€”4,060). IHSG tampak mengalami kegagalan dalam mencoba untuk bertahan di atas support level 4,060. Indeks kembali melanjutkan pelemahannya dan sempat menguji support level yang berada di 4,000, indeks juga tampak menutup celah yang sebelumnya pernah terbentuk di 4,015. Black opening marubozu pada candle memungkinkan bagi indeks untuk kembali bergerak melemah dan kembali menguji support level di 4,000 hingga uptrend line IDR 3,975. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak melemah.

eTrading Securities
IHSG kemarin (30/8) ditutup turun 67 poin (-1.65%) ke 4,025.58 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp 660 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, BBRI, PGAS, ASII dan BUMI.

Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,582 per dolar AS. Secara teknikal, penurunan IHSG merupakan lanjutan dari MACD Histogram yang telah membentuk death cross dan bergerak menuju area negatif.

Hari ini (31/8) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed di kisaran 3,960-4,090 dengan peluang rebound yang kecil dan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ANTM, ASII dan KLBF.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads