Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.580 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 20,540 poin (0,51%) ke level 4.005,043. Sedangkan Indeks LQ45 turun 5,227 poin (0,76%) ke level 683,522.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekanan jual sudah mulai marak sejak dibukanya perdagangan, terutama oleh investor asing yang kemarin sudah melakukan penjualan bersih. Koreksi indeks pun tak terbendung lagi.
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG akhirnya turun dari level 4.000 setelah berkurang 29,009 poin (0,72%) ke level 3.996,574. Sementara Indeks LQ45 ambles 6,777 poin (0,98%) ke level 681,972.
Kemarin, IHSG betah bertengger di zona merah bersama dengan bursa-bursa regional. Indeks jatuh 67 poin akibat tekanan jual di saham-saham unggulan.
Semalam, Wall Street kembali jatuh menjelang pidato Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke yang paling dinanti-nanti Jumat ini. Kekhawatiran dari krisis Eropa menjadi lampu kuning bagi pertumbuhan ekonomi dunia.
Investor di bursa-bursa regional masih belum terlalu bersemangat menjelang pidato Bernanke tersebut, rata-rata masih lakukan aksi tunggu. Pagi ini, pasar regional dibuka bergerak mixed.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 2,45 poin (0,12%) ke level 2.055,03.
- Indeks Hang Seng melemah 38,93 poin (0,20%) ke level 19.513,98.
- Indeks Nikkei 225 anjlok 103,86 poin (1,16%) ke level 8.879,92.
- Indeks Straits Times naik tipis 2,65 poin (0,09%) ke level 3.014,47.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.580 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
(ang/ang)











































