Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 3,868 poin (0,09%) ke level 4.121,816. IHSG dibuka flat akibat minimnya katalis penggerak baik dari regional dan global.
Pergerakan indeks sejak pagi tadi berfluktuatif, mondar-mandir antara zona merah dan hijau. Investor masih ragu berinvestasi karena situasi pasar global yang belum kondusif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (4/9/2012), IHSG naik tipis 3,464 poin (0,08%) ke level 4.121,412. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 1,318 poin (0,19%) ke level 708,051.
Saham-saham komoditas menjadi pemberat bursa bersama saham-saham bluechip lainnya di sektor konsumer. Saham-saham lapis dua yang harganya sudah terjangkaulah yang menahan bursa tetap bertahan di zona hijau.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 47.543 kali pada volume 1,635 miliar lembar saham senilai Rp 1,426 triliun. Sebanyak 80 saham naik, sisanya 109 saham turun, dan 84 saham stagnan.
Mayoritas bursa-bursa di regional juga masih terjebak di zona merah karena masih belum adanya sentimen positif yang bisa menjadi katalis penggerak. Hanya bursa Singapura yang mampu bertahan di teritori positif.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 7,84 poin (0,38%) ke level 2.051,31.
- Indeks Hang Seng turun 61,74 poin (0,32%) ke level 19.497,47.
- Indeks Nikkei 225 berkurang 30,96 poin (0,35%) ke level 8.752,93.
- Indeks Straits Times naik tipis 1,79 poin (0,06%) ke level 3.019,01.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Inti Bangun (IBST) naik Rp 455 ke Rp 2.325, Surya Citra (SCMA) naik Rp 450 ke Rp 10.350, Mayora (MYOR) naik Rp 350 ke Rp 21.700, dan Surya Toto (TOTO) naik Rp 200 ke Rp 7.400.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 38.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 50.050, Goodyear (GDYR) turun Rp 200 ke Rp 13.000, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 ke Rp 14.500.
(ang/dru)
