Bursa Asia Terkoreksi, IHSG Berkurang 12 Poin

Bursa Asia Terkoreksi, IHSG Berkurang 12 Poin

- detikFinance
Selasa, 04 Sep 2012 15:48 WIB
Bursa Asia Terkoreksi, IHSG Berkurang 12 Poin
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 12 poin bersamaan dengan koreksi di pasar saham Asia. Saham-saham unggulan berbasis komoditas menjadi pemberat indeks.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.590 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.585 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 3,868 poin (0,09%) ke level 4.121,816. IHSG dibuka flat akibat minimnya katalis penggerak baik dari regional dan global.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pergerakan indeks sejak pagi tadi berfluktuatif, mondar-mandir antara zona merah dan hijau. Investor masih ragu berinvestasi karena situasi pasar global yang belum kondusif.

Rentang pergerakan indeks juga tidak terlalu lebar. Posisi tertinggi yang bisa diraihnya hari ini di 4.128,164, sebelum akhirnya ambles ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 3,464 poin (0,08%) ke level 4.121,412 menyusul keragu-raguan investor dalam bertransaksi. Situasi ekonomi dunia yang belum kondusif membuat investor kurang bersemangat.

Indeks tak lagi bergerak fluktuatif memasuki perdagangan sesi sore, tapi malah terjebak di zona merah hingga penutupan perdagangan. Indeks sempat jatuh hingga ke posisi 4.98,314.

Menutup perdagangan, Selasa (4/9/2012), IHSG melemah 12,695 poin (0,31%) ke level 4.105,253. Sementara Indeks LQ45 berkurang 2,368 poin (0,34%) ke level 704,365.

Saham-saham komoditas menjadi pemberat bursa bersama saham-saham bluechip lainnya di sektor konsumer. Saham-saham lapis dua yang harganya sudah terjangkaulah yang berusaha menahan bursa tetap bertahan di zona hijau namun akhirnya gagal juga.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 90.948 kali pada volume 3,991 miliar lembar saham senilai Rp 3,018 triliun. Sebanyak 76 saham naik, sisanya 153 saham turun, dan 85 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional menutup perdagangan hari ini dengan kompak melemah, padahal tadi siang masih ada yang bisa menguat. Koreksi terdalam dialami pasar saham Hong Kong.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 15,50 poin (0,75%) ke level 2.043,65.  
  • Indeks Hang Seng berkurang 129,30 poin (0,66%) ke level 19.429,91.  
  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 8,38 poin (0,10%) ke level 8.775,51.  
  • Indeks Straits Times menipis 2,76 poin (0,09%) ke level 3.014,46.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR) naik Rp 1.150 ke Rp 22.500, Inti Bangun (IBST) naik Rp 455 ke Rp 2.325, SMART (SMAR) naik Rp 300 ke Rp 7.000, dan Surya Citra (SCMA) naik Rp 200 ke Rp 10.100.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 500 ke Rp 37.900, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 14.250, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 300 ke Rp 52.350, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 50.050.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads