Dirketur Utama PTBA, Milawarma menjelaskan, total investasi PLTU ini mencapai US$ 1,5 miliar. Kas internal US$ 375 juta telah disiapkan dalam penyelesaian proyek. Sisanya, perseroan siap mencari pinjaman dengan total sekitar US$ 1,12 miliar atau setara Rp 10 triliun.
"PLTU Sumsel masih finalisasi. Join venture akan berdiri pada bulan ini, dengan mitra asal China," kata Milawarma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milawarma menjelaskan, Bukit Asam juga tengah bernegosiasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam rangka perjanjian jual beli listrik (power purchae agreement/PPA) atas pembangkit tersebut.
"Kami juga sedang mempersiapkan proyek pembangunan pelabuhan di Tarahan, Bandar Lampung. Pelabuhan itu dalam tahap konstruksi," tegas Milawarma.
Saat pelabuhan rampung, kapasitas pengakutan batu bara PTBA akan naik berlipat dari 12 juta ton menjadi 25 juta ton. Peralatan dalam rangka pembangunan pelabuhan langsung di datangkan dari Jerman.
"Di 2014 (Pelabuhan Tarahan) sudah bisa mulai beroperasi," imbuh Milawarma.
(wep/ang)











































