Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.590 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.585 per dolar AS.
Mengawali perdagangan, IHSG dibuka terkoreksi 20,032 poin (0,49%) ke level 4.085,221 terbawa koreksi yang terjadi di pasar saham regional. Investor masih lakukan aksi tunggu sampai bank sentral Eropa mengeluarkan kebijakan untuk menganggulangi krisis utang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau pada perdagangan kali ini. Aksi jual cukup marak terjadi sehingga indeks sempat jatuh ke posisi terendahnya hari ini di 4.065,698.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terpangkas 13,438 poin (0,33%) ke level 4.091,815 menyusul aksi jual di saham-saham unggulan berbasis komoditas. Aksi beli terjadi di saham-saham lapis dua tapi belum mampu menahan koreksi indeks.
Investor menanti kebijakan baru dari bank sentral Eropa dalam rangka menyelamatkan negara-negara anggotanya dari jeratan krisis utang yang berkepanjangan. Ini merupakan tantangan yang berat bagi para petinggi Eropa apalagi setelah mendapagt outlook negatif dari Moody's.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (5/9/2012), IHSG ditutup ambles 29,901 poin (0,73%) ke level 4.075,352. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 6,584 poin (0,93%) ke level 697,781.
Aksi jual menyasar saham-saham unggulan, terutama berbasis agrikultur, tambang dan konstruksi. Aksi beli masih terjadi di saham-saham lapis dua tapi tidak signifikan.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 104.018 kali pada volume 3,657 miliar lembar saham senilai Rp 3,22 triliun. Sebanyak 71 saham naik, sisanya 158 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Pergerakan bursa-bursa di Asia tidak banyak berubah sejak pagi tadi, masih berada di zona merah hingga penutupan perdagangan sore ini. Pasar saham Hong Kong yang paling anjlok kali ini.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 5,97 poin (0,29%) ke level 2.037,68. Â
- Indeks Hang Seng anjlok 284,84 poin (1.47%) ke level 19.145,07. Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 95,69 poin (1,09%) ke level 8.679,82. Â
- Indeks Straits Times berkurang 16,39 poin (0,54%) ke level 2.995,16. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Inti Bangun (IBST) naik Rp 575 ke Rp 2.900, Indosat (ISAT) naik Rp 350 ke Rp 5.500, Surya Citra (SCMA) naik Rp 300 ke Rp 10.400, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 38.150.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.500 ke Rp 26.500, Fastfood (FAST) turun Rp 1.500 ke Rp 12.400, Astra Agro (AALI) turun Rp 1.300 ke Rp 20.200, dan Indocement (INTP) turun Rp 550 ke Rp 19.600.
(ang/dru)











































