Hal ini disampaikan Chief Executive Operation BPI, Mas Wigrantoro usai penandatanganan Letter of Intent dengan China Petroleum Pipeline Coating Engineering Co. Ltd (CPPCE), selaku mitra dalam pendirian pabrik di Lampung itu.
"Selama ini BPI kalau coating ke perusahaan lain. Dengan adanya pabrik tentu akan ada efiensi sekitar 12%," katanya di Jakarta, Kamis (6/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berlokasi di Lampung, pabrik ini memiliki kapasitas produksi 600 ribu m2-800 ribu m2. Tahap awal pabrik yang menjadi anak usaha BPI siap menampung pipa-pipa hasil produksi perseroan.
"Captive market dari pabrik ini ya 30 ribu ton hasil produksi kita. Selama ini BPI belum punya coating," tuturnya.
Ke depan tentu pabrik akan lebih banyak menerima pesanan pelapisan pipa dari pihak ketiga yang jumlahnya mencapai 120 ribu ton. "Potensi pasar nasional untuk pipa berstandar API tahun ini mencapai 120 ribu ton, dan naik 10%-12% per tahunnya," ucapnya.
Xima Jun, CEO China Petroleum Pipeline Coating Engineering Co. Ltd menyebut kerja sama strategis dalam pendirian pabrik menguntungkan keduabelah pihak.
"Bisnis ini adalah saling melengkapi, BPI bisa mendapatkan pabrik coating pipa. Kita juga dapat akses ke pasar Asean dan Australia," imbuhnya.
(wep/ang)











































