ECB Siap Borong Surat Utang, Wall Street Meroket

ECB Siap Borong Surat Utang, Wall Street Meroket

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 07 Sep 2012 07:56 WIB
ECB Siap Borong Surat Utang, Wall Street Meroket
Foto: Reuters
Jakarta - Saham-saham di Wall Street melaju kencang, menembus posisi tertinggi sejak jatuhnya Lehman Brothers yang memicu krisis ekonomi global 2008. Penguatan ini dipicu oleh rencana pembelian surat utang di negara-negara Eropa oleh European Central Bank (ECB).

Selain itu, pasar saham negeri paman sam itu juga didorong oleh sentimen data ekonomi yang melebihi ekspektasi, yaitu di sektor jasa dan jumlah tenaga kerja baru.

"Awan gelap dari Eropa mulai sirna, tidak diragukan lagi masih ada kesempatan untuk menguat di sini," kata Richard Weiss, manajer senior dari American Century Investments, dikutip dari Reuters, Jumat (7/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden ECB Mario Draghi, sudah menepati janjinya di Juli lalu yang akan melakukan segala cara demi menanggulangi krisis utang di Eropa. Bank sentral itu berniat memborong surat utang tanpa ada batasan demi menyelamatkan negara Eropa yang terkena krisis.

Program ECB ini, yang tidak disetujui oleh Bundesbank dari Jerman ini, akan melakukan pembelian surat utang dan menahannya dalam jangka waktu tiga tahun, tentunya dengan mandat dari ECB. ECB juga akan menahan tingkat suku bunga di level terendah 0,75% untuk menahan laju inflasi juga memperlonggar biaya pinjaman.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melonjak 244,52 poin (1,87%) ke level 13.292,00. Indeks Standard & Poor's 500 melompat ke level 28,68 poin (2,04%) ke level 1.432,12 posisi tertingignya sejak Mei 2008, sebelum krisis finansial global. Indeks Komposit Nasdaq meroket 65,12 poin (2,12%) ke level 3.134,39.

Pergerakan indeks dalam bulan-bulan terakhir ini sangat dipengaruhi oleh kabar dari Eropa. Atas rencana ECB ini indeks S&P sudah naik 8% sejak awal Juli.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads