Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 33,330 poin (0,81%) ke level 4.136,187 dan terus menanjak. Rencana European Central Bank (ECB) memborong obligasi negara Eropa yang sedang krisis membuat investor makin semangat.
Sentimen positif itu membuat pelaku pasar makin semangat berburu saham. Seluruh lapisan saham menjadi incaran, terutama saham-saham unggulan yang kemarin kena koreksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini investor menahan diri untuk bertransaksi karena situasi ekonomi dunia belum kondusif gara-gara krisis utang Uni Eropa. Setelah ada janji dari ECB untuk melakukan segala daya upaya melawan kriris tersebut, investor langsung mulai berburu saham.
Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah pada perdagangan kali ini. Posisi tertinggi yang bisa diraihnya hari ini di posisi 4.151,552. Seluruh sektor di lantai bursa pun menghijau akibat aksi beli ini.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 63.309 kali pada volume 2,275 miliar lembar saham senilai Rp 1,952 triliun. Sebanyak 141 saham naik, sisanya 73 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Laju bursa-bursa di Asia semakin siang ini semakin kencang. Bursa saham China memimpin penguatan dengan melonjak lebih dari empat persen.
Berikut situasi di bursa-bursa regional siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai meroket 86,10 poin (4,20%) ke level 2.138,02. Β
- Indeks Hang Seng melonjak 454,62 poin (2,37%) ke level 19.663,92. Β
- Indeks Nikkei 225 menanjak 170,58 poin (1,97%) ke level 8.851,15. Β
- Indeks Straits Times menguat 25,52 poin (0,85%) ke level 3.014,78. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Sarana Menara (TOWR) naik Rp 2.500 ke Rp 26.100, Taisho (SQBI) naik Rp 2.500 ke Rp 227.500, Unilever (UNVR) naik Rp 1.000 ke Rp 28.100, dan Inti Bangun (IBST) naik Rp 825 ke Rp 4.450.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mandom (TCID) turun Rp 150 ke Rp 8.350, Sumi Indo (IKBI) turun Rp 140 ke Rp 1.400, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 125 ke Rp 2.375, dan J Resources (PSAB) turun Rp 100 ke Rp 3.700.
(/)











































