Community Development Coordinator MLBI, Bambang Nurhadi mengatakan, cukai Rp 880 miliar dari minuman beralkohol ini hanya dikeluarkan pabriknya yang ada di Kutorejo Mojokerto Jawa Timur. Belum lagi yang pabrik berada di Tangerang Banten.
Dirinya menjelaskan, cukai yang dikeluarkan perbotol Bir Bintang Rp 11 ribu, untuk perharinya, cukai yang dikeluarkan manajemen sekitar Rp 1,4 miliar. Untuk total cukai yang dibayar per tahunnya kepada negara, mencapai Rp 880 miliar. Dalam setahun, MLBI memproduksi 800 ribu hekto liter atau setara 80 juta liter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya menambahkan, cukai yang dikeluarkan itu termasuk PPN dan cukai perhari kerja. Dia menambahkan, penjualan Bir Bintang menjadi penyumbang terbesar, dengan porsi 80% dari total kinerja perseroan. Sisanya terbagi ke berbagai merek Heineken, Green Sands, Bintang Zero, dan Recharge.
"Multi Bintang bisa dikatakan pemimpin pasar minuman beralkohol. Market share perseroan mencapai 70% dari total minuman yang beredar di dalam negeri," tandasnya.
Dia juga memaparkan, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MBI), mencatat penjualan Rp 1,7 triliun pada tahun 2011. Lima wilayah di Indonesia dengan penjualan Bir Bintang tertinggi adalah Bali, Surabaya, Medan, Jakarta, dan Makassar.
(ang/ang)











































