Marak Aksi Beli Jelang Penutupan, IHSG Tetap Menipis 5 Poin

Marak Aksi Beli Jelang Penutupan, IHSG Tetap Menipis 5 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 11 Sep 2012 16:11 WIB
Marak Aksi Beli Jelang Penutupan, IHSG Tetap Menipis 5 Poin
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 5 poin meski sudah marak aksi beli menjelang penutupan perdagangan. Aksi ambil untung sempat menahan indeks cukup dalam di zona merah.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis di posisi Rp 9.580 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.585 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun 10,111 poin (0,24%) ke level 4.150,549 terseret arus negatif pasar saham Asia. Posisi indeks sudah cukup tinggi setelah menguat tiga hari berturut-turut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor memanfaatkan posisi indeks yang sudah cukup tinggi untuk melakukan aksi ambil untung. Aksi jual melanda hampir seluruh sektor di lantai bursa.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG ambles 25,002 poin (0,60%) ke level 4.135,658 menyusul maraknya aksi jual terutama di saham-saham yang kemarin sudah naik cukup tinggi. Saham komoditas memimpin koreksi bursa.

Indeks sama sekali tidak menyentuh teritori positif sejak pagi hingga siang hari ini. Aksi ambil untung terus terjadi sehingga indeks pun sempat jatuh ke posisi terendahnya hari ini di level 4.127,759.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (11/9/2012), IHSG ditutup melemah tipis 5,304 poin (0,13%) ke level 4.155,356. Sementara Indeks LQ45 ditutup menipis 1,222 poin (0,17%) ke level 714,478.

Saham-saham tambang berbalik arah ke zona hijau menjelang penutupan perdagangan, diikuti saham industri dasar, finansial dan perdagangan. Saham-saham ini yang berhasil mengurangi koreksi yang diderita indeks.

Sayangnya, sudah terlalu banyak saham yang terkena koreksi sehingga indeks pun gagal balik arah ke zona hijau meski banyak aksi beli di penghujung perdagangan.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 118.245 kali pada volume 3,927 miliar lembar saham senilai Rp 3,228 triliun. Sebanyak 94 saham naik, sisanya 112 saham turun, dan 111 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional mengakhiri perdagangan hari ini dengan mixed. Pasar saham Asia rata-rata bergerak dalam rentang yang tidak terlalu lebar.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 14,34 poin (0,67%) ke level 2.120,55.  
  • Indeks Hang Seng naik tipis 30,71 poin (0,15%) ke level 19.857,88.  
  • Indeks Nikkei 225 turun 61,99 poin (0,70%) ke level 8.807,38.  
  • Indeks Straits Times menguat 6,74 poin (0,22%) ke level 3.015,46.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Inti Bangun (IBST) naik Rp 1.100 ke Rp 5.500, Multi Prima (LPIN) naik Rp 450 ke Rp 7.600, Lion Metal (LION) naik Rp $00 ke Rp 9.500, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 400 ke Rp 52.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 2.400 ke Rp 20.400, Unilever (UNVR) turun Rp 350 ke Rp 28.000, Jaya Pari (JRPT) turun Rp 300 ke Rp 2.800, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 38.600.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads