Saham perseroan yang bergerak di bidang penyewaan menara ini pada penutupan 31 Agustus 2012 berada pada level Rp 1.500 per lembar. Hingga kemarin, 11 September 2012 IBST bertengger pada level Rp 5.500 per lembar.
"BEI perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham IBST di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I," kata Andre Toelle, Kadiv Perdagangan Saham BEI, Rabu (12/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BEI meminta para pihak yang berkepentingan selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.
Direktur Keuangan IBST, Stefanus Sudyatmiko saat dikonfirmasi juga tidak mengetahui aktivitas perdagangan saham perseroan di pasar saham. Manajemen menegaskan, pergerakan ini adalah mekanisme pasar.
"Ini bukti masyarakat percaya dengan saham perusahaan. Belum ada aksi korporasi dalam waktu dekat," katanya.
(wep/ang)











































