Perusahaan perkebunan dan pabrik kelapa sawit ini menetapkan nilai nominal atas saham sebesar Rp 100 per lembar, dengan kisaran harga penawaran ditetapkan kemudian.
Pemegang saham perseroan sebelum pelaksanaan IPO adalah PT Saratoga Sentra Business dan PT Provident Capital Indonesia. Kepemilikan keduanya seimbang (50:50). Paska penawaran umum publik memiliki 25% saham dari total saham ditempatkan dan disetor penuh, sedangkan Saratoga dan Provident masing-masing 37,5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penjualan saham perdana tersebut, sekitar 85% digunakan untuk membiayai belanja modal anak usaha dalam kaitannya pembebasan lahan sawit dan perawatan tanaman belum menghasilkan. Dana ini juga sebagai biaya pembangunan infrastruktur, dan pembangunan pabrik kelapa sawit.
Sisanya, 15% sebagai modal kerja entitas anak diantaranya sebagai biaya pembelian TBS, pengadaan bahan baku dan biaya operasional lain. Sebagai penjamin pelaksana emisi efek ditunjuk PT Indo Premier Securities dan PT DBS Vickers Securities Indonesia dengan kesanggupan penuh (full commitment).
Jadwal sementara masa bookbuilding pada 13-14 September, dan 17-21 September 2012. Penawaean umum terlaksana di 1-2 Oktober dengan periode penjatahan di 4 Oktober. Distribusi saham dan pengembalian uang pemesanan terjadi pada 5 Oktober. Listing dijadwalkan di 8 Oktober mendatang.
(wep/ang)











































