Investor Wait and See, IHSG Flat

Sesi I

Investor Wait and See, IHSG Flat

- detikFinance
Rabu, 12 Sep 2012 11:51 WIB
Investor Wait and See, IHSG Flat
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik 2 poin akibat adanya aksi tunggu investor, padahal pagi tadi sempat naik cukup tinggi. Pelaku pasar menanti hasil pertemuan The Fed dan pengadilan Jerman soal bailout.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 18,152 poin (0,44%) ke level 4.173,508 berbarengan dengan penguatan bursa-bursa di Asia. Harapan adanya stimulus tahap ketiga oleh The Federal Reserve membuat investor bersemangat.

Seluruh sektor industri di lantai bursa kebagian aksi beli oleh investor yang kemarin masih ragu-ragu. Aksi beli ini mendorong indeks secara perlahan terus menanjak di zona hijau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (12/9/2012), IHSG naik tipis 2,363 poin (0,06%) ke level 4.157,719. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,431 poin (0,06%) ke level 714,047.

Indeks jatuh ke zona merah setelah sempat naik cukup tinggi di awal perdagangan. Saham-saham yang sudah menguat langsung terkena aksi aksi ambil untung.

Indeks sektoral di lantai bursa pun bergerak mixed, padahal pagi tadi masih kompak menguat. Indeks bergerak fluktuatif sampai penutupan perdagangan sesi siang.

Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 55.978 kali pada volume 1,351 miliar lembar saham senilai Rp 1,425 triliun. Sebanyak 95 saham naik, sisanya 86 saham turun, dan 106 saham stagnan.

Bursa saham China jatuh ke zona merah akibat sentimen melambatnya data ekonomi setempat. Sementara pasar saham Asia lainnya masih bisa bertahan di zona hijau.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 7,81 poin (0,37%) ke level 2.112,74.  
  • Indeks Hang Seng menguat 167,78 poin (0,84%) ke level 20.025,66.  
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 117,55 poin (1,33%) ke level 8.924,93.  
  • Indeks Straits Times naik 8,56 poin (0,28%) ke level 3.024,96.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 250 ke Rp 20.100, Tempo Scan (TMPO) naik Rp 200 ke Rp 3.075, Nippon Indosari (ROTI) naik Rp 200 ke Rp 5.300, dan Inovisi (INVS) naik Rp 200 ke Rp 6.550.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 400 ke Rp 52.000, Sona Topas (SONA) turun Rp 250 ke Rp 2.000, Jaya Konstruksi (JKON) turun Rp 140 ke Rp 1.500, dan Surya Citra (SCMA) turun Rp 100 ke Rp 10.400.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads