Demikian disampaikan Agus Marto dalam acara Investment Meeting 2012, Ballroom Four Season, Jakarta, Senin (17/9/2012).
"Bahkan dalam 6 tahun terakhir, defisit tercatat berada di kisaran 1 persen dari PDB," ungkapnya.
Menurut Agus Marto, pemerintah berkomitmen untuk terus menurunkan level utang negara.
"Kami memprioritaskan belanja negara pada belanja yang berkualitas. Belanja modal meningkat, terutama pada belanja infrastruktur," jelasnya.
Pada tahun 2012, tambah Agus Marto, pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran Rp 24 triliun untuk pengembangan infrastruktur di wilayah timur Indonesia.
"Ini komitmen kami untuk meningkatkan infrastruktur dan perekonomian," pungkasnya.
(nia/dru)











































