IHSG Melemah 16 Poin Kena Profit Taking

Sesi I

IHSG Melemah 16 Poin Kena Profit Taking

- detikFinance
Selasa, 18 Sep 2012 12:15 WIB
IHSG Melemah 16 Poin Kena Profit Taking
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 16 poin terkena aksi ambil untung di saham-saham unggulan, terutama berbasis komoditas dan konsumer. Euforia tambahan stimulus The Fed sudah mulai pudar.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka terpangkas 9,078 poin (0,21%) ke level 4.246,205 akibat sudah masuk area jenuh beli. Investor memanfaatkan posisi yang tinggi itu untuk melakukan aksi ambil untung.

Aksi ambil untung langsung terjadi di awal perdagangan, indeks langsung meluncur ke posisi terendahnya di level 4.231,306. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau hingga siang hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (18/9/2012), IHSG turun 16,873 poin (0,40%) ke level 4.238,410. Sementara Indeks LQ45 melemah 3,410 poin (0,47%) ke level 729,459.

Investor mulai memetik hasil investasinya yang sudah ditanamkan hingga akhir pekan lalu. Posisi indeks yang sudah sangat tinggi menggoda investor untuk mencairkan dana.

Hampir seluruh sektor industri terkena aksi ambil untung, contohnya saham-saham konsumer dan komoditas. Turunnya harga komoditas dunia juga menjadi alasan untuk melepas saham-saham ini.

Indeks sektor infrastruktur dan aneka industri masih bisa menguat akibat aksi beli. Sedangkan delapan sektor lainnya terpuruk di zona merah. Mulai pudarnya euforia stimulus The Fed dan ECB juga akan membuat pelaku pasar mundur sejenak.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 63.883 kali pada volume 2,665 miliar lembar saham senilai Rp 6,363 triliun. Sebanyak 74 saham naik, sisanya 134 saham turun, dan 77 saham stagnan.

Volume dan nilai transaksi di lantai bursa terdongkrak tinggi akibat Etisalat International Indonesia Limited melepas saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) senilai Rp 4,9 triliun. Transaksi tutup sendiri (crossing) difasilitasi oleh JP Morgan Securities (BK) di pasar negosiasi.

Bursa-bursa di Asia akhirnya kompak melemah di teritori negatif. Pelaku pasar regional juga mencoba ambil untung dari posisi indeks Asia yang rata-rata sudah naik tinggi akhir pekan lalu.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai melemah 13,24 poin (0,64%) ke level 2.065,26.
  • Indeks Hang Seng menipis 13,52 poin (0,07%) ke level 20.644,59.
  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 10,40 poin (0,11%) ke level 9.148,99.
  • Indeks Straits Times turun 5,10 poin (0,17%) ke level 3.073,62. Β 

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Prima (LPIN) naik Rp 400 ke Rp 9.050, BFI Finance (BFIN) naik Rp 250 ke Rp 2.300, Surya Toto (TOTO) naik Rp 200 ke Rp 7.050, dan Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 20.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 27.550, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 450 ke Rp 13.650, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 450 ke Rp 16.150, dan Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 21.050.


(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads