Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.545 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.515 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG berkurang 6,416 poin (0,15%) ke level 4.217,468 akibat aksi ambil untung yang kembali terjadi. Investor masih memanfaatkan posisi saham-saham yang masih tinggi untuk profit taking.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks pun berbalik arah ke zona hijau tepat setelah menyentuh posisi terendahnya di level 4.213,445. Secara perlahan tapi pasti, indeks terus menanjak di teritori positif
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menanjak 26,555 poin (0,63%) ke level 4.250,449 menyusul perburuan investor di saham-saham pertambangan. Investor kembali bersemangat beli saham didorong penguatan pasar regional.
Aksi beli itu sempat mendorong indeks hingga ke posisi tertingginya di 4.253,253. Aksi beli kini mulai menyasar ke saham-saham lapis dua yang sudah murah.
Menutup perdagangan, Rabu (19/9/2012), IHSG naik 20,817 poin (0,49%) ke level 4.244,711. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,486 poin (0,48%) ke level 731,055.
Saham-saham bank dan perkebunan menjadi pemberat indeks hari ini dengan koreksi yang cukup dalam. Koreksi terjadi dikarenakan aksi ambil untung di saham-saham tersebut.
Saham tambang memimpin penguatan dengan melonjak 2,8%. Penguatan dibuntuti oleh saham-saham konsumer. Dua sektor tersebut memang sudah jatuh cukup dalam pada perdagangan kemarin.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 151.217 kali pada volume 4,396 miliar lembar saham senilai Rp 4,826 triliun. Sebanyak 145 saham naik, sisanya 86 saham turun, dan 98 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia berhasil mempertahankan diri di zona hijau dan ditutup kompak menguat. Laju penguatan pasar saham regional ini juga yang menyemangati pelaku pasar di dalam negeri untuk berburu saham.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 8,29 poin (0,40%) ke level 2.067,83. Â
- Indeks Hang Seng menanjak 239,98 poin (1,16%) ke level 20.841,91. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 108,44 poin (1,19%) ke level 9.232,21. Â
- Indeks Straits Times naik 13,18 poin (0,43%) ke level 3.081,16. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Sarana Menara (TOWR) naik Rp 3.300 ke Rp 19.950, Gudang Garam, (GGRM) naik Rp 900 ke Rp 48.600, Supreme Cable (SCCO) naik Rp 550 ke Rp 5.500, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 550 ke Rp 40.950.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Hexindo (HEXA) turun Rp 350 ke Rp 8.450, Goodyear (GDYR) turun Rp 200 ke Rp 13.600, Surya Citra (SCMA) turun Rp 150 ke Rp 10.250, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 150 ke Rp 6.450.
(ang/dru)











































