Bagaimana Nasib Bakrieland Setelah Melepas Bisnis Tol?

Bagaimana Nasib Bakrieland Setelah Melepas Bisnis Tol?

- detikFinance
Kamis, 20 Sep 2012 14:27 WIB
Bagaimana Nasib Bakrieland Setelah Melepas Bisnis Tol?
Jakarta - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) tengah menimbang-nimbang untuk melepas bisnis jalan tol yang dioperasikan anak usahanya secara tidak langsung, PT Bakrie Toll Road (BTR). Lalu bagaimana nasib ELTY setelah tak lagi bermain di bisnis tol?

Berdasarkan penelaahan detikFinance, Kamis (20/9/2012), dari laporan keuangan ELTY semester I-2012, memang kontribusi pendapatan dari bisnis jalan tol masih minim, sekitar 3,79%. Tepatnya hanya Rp 36,58 miliar dari total pendapatan Bakrieland per Juni Rp 962,92 miliar.

Pendapatan jalan tol juga relatif mengecil setiap periodenya. Pendapatan jalan tol di semester I-2012 turun dibandingkan periode yang sama tahu lalu, Rp 45,69 miliar. Relatif Bakrieland masih mengandalkan hasil penjualan tanah, rumah dan apartemen sekitar Rp 501,771 miliar terhadap total pendapatannya Rp 962,92 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun melihat dari sisi beban, perseroan mendapat defisit. Total beban pokok pendapatan dari jalan tol jauh lebih besar atau Rp 57,087 miliar dibandingkan hasil penarikan 'karcis' tol.

Hingga kini Bakrie hanya mengoperasikan tol Kanci-Pejagan. Ruas tol ini terbagi menjadi tiga pintu keluar dan masuk diantaranya Kanci - Pejagan, Kanci - Ciledug, dan Ciledug - Pejagan. Tarif tol milik perseronan ini tergolong mahal, golongan I untuk jarak terjauh dikenakan biaya Rp 21.500 sedangkan jarak terdekat Rp 10.000.

Namun konsesi tidak berhenti di Kanci - Pajagan. Melalui anak usahanya PT Rekatunggal Abadi (RA) memegang hak penuh (99,99%) pada PT Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR) selaku pemegang konsesi sebagai penyelenggara dalam membangun, mengusahakan, mengoperasikan dan memelihara Jalan Tol Ruas Pejagan - Pemalang.

BTR sendiri bersedia menyediakan kebutuhan dana pemilik saham selaku pemegang saham RA untuk proyek jalan tol. Untuk menjamin kepentingan BTR, pemilik saham mengikatkan dirinya pada saatnya nanti untuk menjual atau mengalihkan seluruh kepemilikan saham pada PPTR kepada BTR.

Sebelumnya Direktur Utama ELTY, Ambono Janurianto berencana melepas kepemilikan saham sebagian atau seluruhnya di perusahaan pengelola jalan tol BTR. Hasil divestasi saham BTR digunakan untuk mengurangi utang perseroan.

Manajemen terus bernegosiasi dengan beberapa investor yang meminati saham BTR. Besaran pelepasan saham pengelola Kanci-Pejagan milik ELTY juga masih dibicarakan oleh kedua belah pihak. Manajemen ELTY dapat menjual seluruh kepemilikan tidak langsung atau melepas sebagian dengan tetap mempertahankan sebagian kepemilikannya.

"Kita belum tahu berapa yang dilepas, karena diskusinya masih berlangsung. Sudah ada beberapa investor yang berminat cuma belum bisa kami ungkap begitu saja," ucap Ambono. ELTY menargetkan divestasi saham BTR rampung sebelum akhir 2012.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads