Wall Street berakhir datar di akhir pekan meski investor bersemangat akan adanya bailout untuk Spanyol pekan depan. Saham-saham teknologi menjadi penopang pasar berkat saham Apple.
Saham Apple kembali mencetak rekor tertinggi di level US$ 705,07 per lembar setelah mulai dipasarkannya ponsel pintar terbaru mereka, iPhone 5. Saham Apple berakhir naik 0,2% ke level US$ 700,10.
Kabar dari Spanyol juga membantu pergerakan saham setelah negara banyak utang itu akan membekukan dana pensiun dan menurunkan usia untuk pensiun dalam rangka memangkas anggaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasar sangat menantikan The Federal Reserve dan stimulus tanpa batas yang mereka janjikan," kata Steve Wood, kepala strategi pasar dari Russell Investments di New York dikutip Reuters, Sabtu (22/9/2012).
Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones menipis ke level 17,46 poin (0,13%) ke level 13.579,47. Indeks Standard & Poor's 500 melemah tipis 0,11 poin (0,01%) ke level 1.460,15. Indeks Komposit Nasdaq naik tipis ke level 4.00 poin (0,13%) ke level 3.179,96.
(ang/ang)











































