"Obligasi semester II kita bisa delapan. Tentu tidak sendiri join bersama (sekuritas) lain. Kita sudah tangani 17 emisi obligasi di semester I hingga targernya tahun ini 22 emisi," jelas Direktur-Head of Investment Banking Dadang Suryanto di Jakarta, Senin (24/9/2012).
Tahun 2012 memang Mansek banyak menjadi penjamin pelaksana emisi. Target emisi perseroan mencapai Rp 13 triliun, yang didapat dari 22 perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Equity kita di semester I sudah ada tiga. Untuk semester II akan ada empat sampai enam lagi," tuturnya. Namun Dadang enggan menyebut klien-kliennya tersebut karena terikat perjanjian kerahasiaan.
"Kan masih nunggu laporan keuangan Juni audit. Kita akan jalan Oktober. Nilainya belum bisa disampaikan sampai kami mendapat efektif dari Bapepam-LK," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Capital Market Mandiri Sekuritas Laksono Widodo mengumumkan penyelenggaraan Indonesia Corporate Day. Acara dua hari, 27-28 September 2012 ini terlaksana di London dengan maksud mendekati emiten dengan investor strategis.
Mansek membawa 10 emiten yang terdiri dari enam BUMN, Bank Mandiri, Aneka Tambang, Garuda Indonesia, Jasa Marga, Perusahaan Gas Negara, PT Bukit Asam, serta empat perusahaan swasta diantaranya Lippo Karawaci, Media Nusantara Citra, Tower Bersama dan ABM Investama.
"Kenapa memilih Inggris, karena uang disana banyak. Mereka butuh tempat untuk investasi, meski disana sedang krisis. Harapan kami agar investor asing dapat meningkatkan nilai portofolio investasinya di pasar modal Indonesia," kata Laksono.
(wep/dru)











































