Pemegang Saham BNI Setujui EMSOP 4%

Pemegang Saham BNI Setujui EMSOP 4%

- detikFinance
Senin, 06 Sep 2004 12:42 WIB
Jakarta - Pemegang saham BNI menyetujui rencana program pemberian saham kepada karyawan (Employee Management Stock Option Plan/EMSOP) sebesar 4 persen dalam rangka penambahan modal, tanpa hak memesan terlebih dulu. Pelaksanaan EMSOP tersebut dilakukan paling lambat satu bulan setelah pemerintah melakukan secondary offering saham BNI pada Oktober mendatang.Menurut Direktur Utama BNI, Sigit Pramono, usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Shangri-la, Jakarta, Senin (6/9/2004), total penambahan modal yang disetujui sebanyak 5 persen. Namun sebesar 1 persen telah dijual kepada publik melalui penawaran umum sebelumnya sehingga EMSOP hanya sebesar 4 persen atau sekitar 531.267.496 saham seri C dengan nilai nomimal Rp 375 per saham.RUPSLB juga menyetujui penjatahan saham (stock alocation) dalam bentuk pemberian bonus saham dengan total nilai Rp 134 miliar kepada direksi, komisaris, dewan pengawas syariah, sekretaris komisaris dan pegawai perseroan berdasarkan ketentuan yang berlaku.Menurut Sigit, pembiayaan saham bonus sebesar Rp 134 miliar tersebut akan dibebankan kepada perseroan, dimana saham bonus tersebut dialokasikan dari saham lama perseroan milik negara yang dijual pada saat penawaran umum saham milik negara.Untuk saham EMSOP dan saham bonus nantinya direksi dan komisaris akan menetapkan periode lock up, sehingga saham tersebut tidak bisa dilepas sebelum mencapai waktu tertentu. Saham EMSOP dan saham bonus itu juga akan dicatatkan di bursa efek.Mengenai secondary offering saham BNI yang akan dilakukan pemerintah, menurut Sigit, hingga kini belum ada jumlah yang pasti karena masih harus dibahas oleh DPR. Namun jika rencana semula disetujui sebesar 30 persen, maka jumlah saham yang akan dilepas sebesar 3.984.506.220 saham. Total saham BNI saat ini mencapai 13,2 miliar saham.Dari rencana 30 persen saham yang dilepas tersebut, sebesar 90 persen dialokasikan ke publik atau setara dengan 3.586.055.598 saham dan 10 persen sisanya untuk karyawan atau setara dengan 398.450.622 saham. (ani/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads