Menutup perdagangan, Selasa (25/9/2012), IHSG menguat 25,972 poin (0,62%) ke level 4.226,886. Sementara Indeks LQ45 menanjak 5,334 poin (0,74%) ke level 725,784.
Wall Street kembali terkena koreksi setelah investor ragu-ragu stimulus tahap ketiga yang akan dilakukan The Federal Reserve akan bisa menopang pertumbuhan ekonomi AS. Saham-saham teknologi memimpin pelemahan kali ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Investor bisa memanfaatkan harga saham yang sudah murah untuk akumulasi beli.
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin berhasil rebound seiring meredanya sentimen negatif dari penurunan saham grup Bakrie. Investor terlihat melakukan aksi beli terhadap saham second dan third liner yang kemarin menjadi motor kenaikan bursa. Kenaikan indeks ini terjadi di tengah sentimen negatif dari eksternal sehubungan dengan perbedaan pendapat pemimpin-pemimpin negara Eropa dalam menyelesaikan masalah utang Eropa. Selain itu, ada juga data dari China dan Jerman yang menandakan perlambatan ekonomi semakin memburuk. Kanselir Jerman, Merkel dan presiden Perancis, Hollande belum sepakat terkait jadwal penyatuan pengawasan sektor perbankan Eropa. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran support-resistance 4.200-4.257. Saham Pilihan : JPFA, JSMR, MAPI, ERAA, MDLN.
eTrading Securities
Secara teknikal kenaikan pada kemarin membuat peluang kenaikan IHSG terbuka, walaupun masih menyisakan resiko downside hingga support 4160, namun jika IHSG berhasil menembus 4240 yang merupakan resistance minornya maka kenaikan akan terus berlanjut bahkan hingga 4330 target minor.
Untuk perdagangan hari ini kami melihat IHSG akan mengalami sentimen mixed dengan kecenderungan positif, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : GJTL, CMNP, dan LSIP
(ang/ang)











































