Jatuh 46 poin, IHSG 'Parkir' di 4.180

Jatuh 46 poin, IHSG 'Parkir' di 4.180

- detikFinance
Rabu, 26 Sep 2012 15:58 WIB
Jatuh 46 poin, IHSG Parkir di 4.180
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 46 poin terkena banyaknya sentimen negatif dari pasar global. Berbagai sentimen negatif yang beredar membuat investor khawatir akan melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.580 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.565 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG berkurang 23,136 poin (0,55%) ke level 4.209,750 setelah terkena sentimen negatif dari pasar global. Sentimen tersebut antara lain stimulus The Federal Reserve yang diragukan hingga ketidakpastian bailout Uni Eropa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seluruh sektor industri di pasar modal terkena tekanan jual, kecuali sektor finansial. Aksi jual langsung marak sejak dibukanya perdagangan.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG jatuh 27,398 poin (0,65%) ke level 4.199,488. Kejatuhan IHSG mengikuti sentimen negatif yang menyelimuti bursa-bursa di Asia.

Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau pada perdagangan kali ini. Posisi terendahnya yang sempat disinggahi indeks berada di level 4.153,454

Menutup perdagangan, Rabu (26/9/2012), IHSG jatuh 46,723 poin (1,11%) ke level 4.180,163. Sementara Indeks LQ45 anjlok 8,798 poin (1,21%) ke level 716,986.

Saham-saham bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menguat cukup tinggi setelah diperkenankan melakukan haircut oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Indeks sektor finansial menjadi satu-satunya yang menguat sore ini.

Sedangkan sembilan sektor lainnya terjebak di zona merah akibat aksi jual yang kebanyakan dilakukan oleh investor asing. Koreksi hari ini dipimpin oleh sektor aneka industri.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 135.282 kali pada volume 3,55 miliar lembar saham senilai Rp 4,044 triliun. Sebanyak 77 saham naik, sisanya 186 saham turun, dan 69 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia terkena sentimen negatif dari pasar global sehingga kompak melemah di zona merah. Pasar saham Jepang jatuh paling dalam sore hari ini.

Berikut situasi dan kondisi di bursa-bursa regional sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai jatuh 25,12 poin (1,24%) ke level 2.004,17.
  • Indeks Hang Seng turun 170,95 poin (0,83%) ke level 20.527,73.
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 184,84 poin (2,03%) ke level 8.906,70.
  • Indeks Straits Times melemah 20,28 poin (0,66%) ke level 3.046,85.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Century Textille (CNTX) naik Rp 1.000 ke Rp 6.500, Multi Prima (LPIN) naik Rp 450 ke Rp 10.750, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 300 ke Rp 21.750, dan Chandra Asri (TPIA) naik Rp 250 ke Rp 2.350.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Garda Tujuh (GBTO) turun Rp 1.125 ke Rp 3.800, United Tractor (UNTR) turun Rp 700 ke Rp 20.650, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 700 ke Rp 46.350, dan Unilever (UNVR) turun Rp 650 ke Rp 25.100.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads