Bapepam Hentikan Pemeriksaan BUMI Jika Terbukti Bukan Transaksi Material

Bapepam Hentikan Pemeriksaan BUMI Jika Terbukti Bukan Transaksi Material

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Kamis, 27 Sep 2012 10:38 WIB
Bapepam Hentikan Pemeriksaan BUMI Jika Terbukti Bukan Transaksi Material
Jakarta -

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) tidak akan melanjutkan penelusuran terkait kisruh antara Bumi Plc dengan PT Bumi Resources Tbk (BUMI), jika tidak ditemukan transaksi material atas dugaan penyimpangan kinerja keuangan dan operasi di anak usahanya di Indonesia tersebut.

"Kalau (transaksi) material harus di-disclose. Kalau ternyata tidak ada penyimpangan, ya nggak usah. Bapepam-LK posisinya menunggu hasil keseluruhan audit dari Bumi Plc," kata Plt Ketua Bapepam-LK Ngalim Sawega di Jakarta, Kamis (27/9/2012).

Hingga kini Bapepam-LK masih menantikan hasil pemeriksaan Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada BUMI, serta final audit internal yang dilakukan tim dari Bumi Plc. Jika disimpulkan tidak ada fakta yang merugikan pemegang saham publik, termasuk jika ada dugaan penyimpangan namun bukan salah satu transaksi material, kasus dianggap selesai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita domain di pasar modal. Kalau nggak ada, kita nggak masuk. Namun kalau akibat berantemnya bapak anak ini mengakibatkan kerugian khalayak ramai, baru Bapepam-LK," tegas Ngalim.

Emiten berkode itu BUMI menjadi topik utama pembicaraan pelaku pasar akibat pernyataan BUMI Plc yang akan melakukan pemeriksaan kinerja keuangan dan operasi anak usahanya tersebut. Manajemen BUMI bahkan bertandang ke markas Bapepam-LK untuk mengklarifikasi.

Direktur dan Sekretaris Korporasi BUMI, Dileep Srivastava saat ditanyakan, tidak banyak berbicara kepada media tentang hasil pertemuan dengan wasit pasar modal ini.

"Ini hanya pertemuan biasa. Tidak ada penjelasan (perkembangan terakhir Bumi Plc). Kami semua mencapai kejelasan. Seperti dalam rilis, kami belum menerima laporan, baik itu mengenai investigasi atau siaran pers," tambahnya.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads