Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.560 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.570 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 14,101 poin (0,33%) ke level 4.239,125 membuka perdagangan akhir pekan setelah mendapat kabar baik dari Uni Eropa. Spanyol berencana melakukan reformasi ekonomi demi menanggulangi krisis utangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi, IHSG naik 14,926 poin (0,35%) ke level 4.239,950 menyusul aksi beli dalam rangka window dressing oleh pelaku pasar. Investor mengincar saham-saham unggulan.
Indeks berhasil menjauhi zona merah pada perdagangan hari ini. Secara perlahan indeks menanjak hingga ke posisi tertingginya hari ini di 4.263,961 ini merupakan intraday tertinggi IHSG sepanjang masa.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (28/9/2012), IHSG menanjak 37,537 poin (0,89%) ke level 4.262,561. Sementara Indeks LQ45 menguat 6,530 poin (0,90%) ke level 731,774.
Terakhir kali IHSG mencetak rekor pada Jumat 14 September 2012 lalu, yaitu di level 4.256,998 setelah ditutup naik 86,359 poin (2,07%). Saham-saham lapis dua justru yang memegang peranan dalam pencetakan rekor ini.
Hampir seluruh sektor industri di lantai bursa berhasil menguat akibat aksi beli tersebut. Hanya sektor finansial yang melemah, terutama gara-gara saham-saham bank BUMN yang terkena aksi ambil untung.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 124.441 kali pada volume 4,219 miliar lembar saham senilai Rp 4,656 triliun. Sebanyak 151 saham naik, sisanya 78 saham turun, dan 110 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia berakhir mixed menutup perdagangan akhir pekan. Sentimen China yang berniat memberi stimulus hanya berimbas kepada pasar sahamnya saja, tidak sampai ke seluruh pasar saham regional.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 29,85 poin (1,45%) ke level 2.086,17.Â
- Indeks Hang Seng menanjak 78,09 poin (0,38%) ke level 20.840,38.Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 79,71 poin (0,89%) ke level 8.870,16.Â
- Indeks Straits Times menipis 1,39 poin (0,05%) ke level 3.058,04.Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Semen Gresik (SMGR) naik Rp 500 ke Rp 14.450, Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 10.000, Mayora (MYOR) naik Rp 450 ke Rp 22.400, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 450 ke Rp 46.450.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp 500 ke Rp 10.300, Astra Agro (AALI) turun Rp 250 ke Rp 21.950, Japfa (JPFA) turun Rp 150 ke Rp 4.700, dan Fajar Surya (FASW) turun Rp 150 ke Rp 2.400.
(ang/dru)











































