IHSG Terkena Profit Taking Setelah Cetak Rekor

IHSG Terkena Profit Taking Setelah Cetak Rekor

- detikFinance
Senin, 01 Okt 2012 09:32 WIB
IHSG Terkena Profit Taking Setelah Cetak Rekor
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 12 poin gara-gara aksi jual di saham-saham yang sudah naik tinggi. Koreksi ini wajar terjadi setelah indeks mencetak rekor tertingginya akhir pekan lalu.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.595 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.570 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 12,876 poin (0,30%) ke level 4.249,685. Sedangkan Indeks LQ45 turun 3,278 poin (0,45%) ke level 728,496.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (1/10/2012), IHSG dibuka jatuh 20,364 poin (0,48%) ke level 4.242,197. Indeks LQ45 dibuka berkurang 4,755 poin (0,65%) ke level 727,019.

Aksi jual langsung merambah saham-saham yang kemarin naik cukup tinggi, terutama saham-saham lapis dua. Seluruh sektor industri di lantai bursa pun memerah.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah 24,870 poin (0,58%) ke level 4.236,970. Sementara Indeks LQ45 jatuh 4,778 poin (0,65%) ke level 726,996.

Akhir pekan lalu, IHSG kembali mencetak rekor tertingginya sepanjang sejarah di level 4.262. Aksi beli jelang penutupan mendorong indeks melesat tinggi.

Saham-saham di Wall Street terkena koreksi setelah laporan data aktifitas bisnis dan belanja konsumen yang mengecewakan. Data tersebut menimbulkan kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Bursa regional sudah lebih dulu melemah gara-gara sentimen negatif tersebut. Sedangkan pasar saham Hong Kong, China, Korea Selatan dan Sidney ditutup menyambut hari libur nasional.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 75,57 poin (0,85%) ke level 8.794,59.  
  • Indeks Straits Times turun 12,57 poin (0,41%) ke level 3.047,77.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.595 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.570 per dolar AS.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads